Liverpool 1 PSV 4: The Reds Hancur Jadi Bubur di Anfield

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 27 November 2025 | 07:09 WIB
Kapten Virgil van Dijk melakukan handball yang tak terduga.
Kapten Virgil van Dijk melakukan handball yang tak terduga.

SportlinkNews - Arne Slot mungkin mengaku merasa bersalah atas kehancuran Liverpool yang spektakuler. The Reds hancur jadi bubur dibantai PSV di Anfield.

Namun, tadi malam melawan PSV, para pemain yang bersalah justru berada di lapangan, bukan di zona kepelatihan.

Bos Arne Slot menyebut delapan kekalahan mereka dalam 11 pertandingan "konyol dan tak masuk akal" — tetapi ia perlu segera menemukan jawaban setelah timnya semakin terpuruk di sini.

Baca Juga: Tertekan di Real Madrid, Xabi Alonso Terbuka untuk Kembali ke Liverpool

Kapten Virgil van Dijk memang angkat tangan — yah, salah satunya — saat ia melakukan handball yang tak terduga di area penalti di depan The Kop, menandai malam yang menyedihkan lainnya.

Kekalahan telak 3-0 di kandang sendiri oleh Nottingham Forest pada hari Sabtu kemarin merupakan pukulan keenam yang mengejutkan dari tujuh pertandingan di Liga Primer bagi sang juara bertahan.

Berapa lama Arne Slot bisa bertahan setelah performa Liga Champions mereka menurun drastis seperti di Liga Primer?

Hanya pemilik Fenway Sports Group yang tahu jawabannya. Namun, pelatih asal Belanda itu jelas tidak terbantu sama sekali oleh kaptennya tadi malam.

Baca Juga: Bermain Olahraga Remaja Dikaitkan dengan Kesehatan Mental yang Lebih Baik pada Orang Dewasa

Van Dijk memulai penampilan buruk ini dengan handball yang membuat Ivan Perisic mencetak gol penalti pembuka.

Dominik Szoboszlai mencetak gol penyeimbang, tetapi Guus Til, yang bermain di bawah Slot di AZ Alkmaar dan Feyenoord, kembali menghantuinya dan membawa PSV kembali unggul sebelum Couhaib Driouech mencetak dua gol untuk memperparah penderitaan.

Kop sangat menyukai malam-malam besar mereka di Eropa dan kemenangan 1-0 atas Real Madrid adalah salah satunya di awal bulan ini — tetapi itu adalah awal yang palsu.

Baca Juga: Tragedi Kematian Maradona dengan Tubuh Buncit Ditemukan di Rumah Horor

Alih-alih rasa kemenangan, bahkan setelah 13 kemenangan beruntun di fase grup atau liga Liga Champions di Merseyside, ada suasana ketakutan dan kebencian yang bercampur dengan udara dingin yang lembap.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: the sun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X