Thiago Pitarch – 4.5
Secara keseluruhan, Pitarch bermain cukup baik dibandingkan dengan pemain tengah Real Madrid lainnya sebelum ia diganti.
Namun, ia diselamatkan untuk kedua kalinya dalam karier Liga Championsnya yang masih muda setelah umpan buruk yang secara ajaib tidak menjadi gol Bayern Muenchen.
Aurelien Tchouameni – 5.5
Seperti biasa, cenderung terlihat lebih solid daripada rekan-rekannya di lini tengah, tetapi kesulitan untuk benar-benar memengaruhi permainan.
Baca Juga: Bikin Penggemar Melongo, Mantan Pemain Man Utd Mendarat dengan Helikopter di Stadion Corinthians
Secara defensif, ia berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk mencegah Bayern Muenchen menciptakan peluang di depan garis pertahanan, tetapi tidak dapat membantu mereka keluar dari situasi sulit.
Arda Guler – 7.5
Sekali lagi menjadi pemain pengganti yang mudah. Memberikan beberapa umpan kunci di babak pertama untuk menciptakan peluang bagi Kylian Mbappe dan Vinicius Junior yang tidak dimanfaatkan.
Kylian Mbappe – 5
Mencetak gol, tetapi sulit untuk melewatkan umpan silang Alexander-Arnold. Mbappe memaksa Neuer melakukan dua atau tiga penyelamatan bagus, tetapi pemain sekaliber dia seharusnya mampu melakukan lebih banyak penyelamatan.
Baca Juga: Jelang Lawan Manchester City, Skuad Chelsea Desak Klub Cabut Hukuman Enzo Fernandez
Vinicius Junior – 4
Memberikan bola kepada Bayern Muenchen untuk gol pembuka, dan kesulitan untuk benar-benar memengaruhi permainan.
Secara teori, dia adalah salah satu area di mana Real Madrid lebih unggul dari Josip Stanisic, tetapi dia tidak mampu mengunggulinya. Tujuh tembakan, pemain Brasil ini tidak efisien.
Pemain Pengganti
Eder Militao – 7.5
Disebut sebagai bek terbaik di dunia oleh Alvaro Arbeloa, dia jelas yang terbaik di Real Madrid. Beberapa intervensi penting di tahap akhir pertandingan, meskipun kekurangan pemain di lini belakang.
Baca Juga: Tolak Naturalisasi Tanpa Keturunan, Madam Pang Tegaskan Identitas Timnas Thailand
Jude Bellingham – 7
Penampilan yang rapi dan teratur dari Bellingham. Bermain agak lambat, tetapi sebagian bertanggung jawab atas tekanan singkat Real Madrid di tahap akhir pertandingan.
Brahim Diaz – 6.5
Bergerak di seluruh lapangan, Brahim Diaz bergerak dengan baik dengan bola dan berada di posisi yang bagus untuk menghubungkan permainan, tetapi kenyataannya dia tidak bisa melakukan apa yang dibutuhkan ketika dia mendapatkannya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Mandalika Gelar GT World Challenge, Wamenpora Ingin Melihat Atlet Balap Indonesia Berprestasi
Liga Champions: Data dan Fakta Menarik Duel Real Madrid Vs Bayern Munchen
Kerap Dikritik Minim Bantu Pertahanan, Vinicius Kasih Jawaban Tegas
ASEAN Futsal Champions 2026: Addie Azwan Nilai Kedisiplinan Indonesia Sulit Ditandingi
BAC 2026: Bangkit dari Tekanan, Jafar/Felisha dan Amri/Nita Lolos, Dua Pasangan Gugur