Meksiko Tutup Peluang Pindah Lokasi, Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 11 April 2026 | 23:10 WIB
Skuad Timnas Iran. (FFIRI)
Skuad Timnas Iran. (FFIRI)

SportlinkNews - Harapan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) untuk memindahkan lokasi pertandingan fase grup mereka ke Meksiko pada Piala Dunia 2026 dipastikan telah tertutup rapat. Pemerintah Meksiko secara resmi menyatakan akan mengikuti seluruh ketetapan yang telah diputuskan oleh FIFA terkait penjadwalan turnamen tersebut.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, dalam sebuah keterangan pers pekan ini. Ia mengklarifikasi Iran harus tetap menjalankan seluruh jadwal pertandingan di wilayah Amerika Serikat.

Sheinbaum menekankan perubahan lokasi tuan rumah di tengah persiapan yang sudah matang akan memberikan dampak buruk pada sisi pengaturan teknis turnamen. "Mengubah tempat penyelenggaraan akan membutuhkan pendekatan logistik yang sama sekali berbeda sehingga FIFA memilih untuk tetap pada rencana semula," kata Sheinbaum di Istana Nasional.

Baca Juga: Gresik Phonska Plus Selangkah ke Grand Final Proliga 2026, Tinggal Butuh Satu Kemenangan

Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan adanya kompromi geografis demi meredam ketegangan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat. Keputusan ini menjadi jawaban final bagi pihak Iran yang sebelumnya sangat berharap Meksiko bisa menjadi solusi atas kekhawatiran mereka.

Sebelumnya, pada medio Maret lalu, Sheinbaum sebenarnya sempat memberikan lampu hijau bahwa Meksiko siap menampung laga Iran jika FIFA memberikan izin resmi. Namun, seiring tidak adanya respons perubahan dari induk organisasi sepak bola dunia tersebut, Meksiko memilih untuk menarik diri dari wacana relokasi itu.

Pihak Meksiko sejatinya menegaskan tidak memiliki hambatan diplomatik apa pun untuk menjamu Iran di stadion-stadion mereka. "Meksiko mempertahankan hubungan diplomatik dengan semua negara, termasuk dengan Iran dan tidak ada masalah dalam menyelenggarakan pertandingan tersebut," ujar Sheinbaum kembali menegaskan posisi negaranya.

Baca Juga: Hasil Super League: Eksel Runtukahu Pimpin Persija Libas Persebaya

Persoalan ini bermula ketika FFIRI yang dipimpin oleh Mehdi Taj menyampaikan keberatan untuk terbang ke Amerika Serikat. Mereka menilai aspek keamanan bagi para pemain dan staf pelatih menjadi risiko yang sangat besar di tengah hubungan kedua negara yang sedang memanas.

Merespons permintaan tersebut, FIFA secara tegas mengukuhkan posisi mereka dengan menolak segala bentuk pergeseran tempat pertandingan di luar dokumen resmi. Badan sepak bola dunia itu tetap berpegang teguh pada jadwal yang telah diresmikan sejak akhir tahun 2025 tanpa ada pengecualian bagi negara mana pun.

Iran saat ini tergabung dalam Grup G bersama negara-negara kuat lainnya seperti Belgia, Mesir, serta wakil Oseania, Selandia Baru. Seluruh laga di grup tersebut memang telah dipusatkan di beberapa kota besar Amerika Serikat, termasuk salah satunya di pusat keramaian Los Angeles.

Baca Juga: Hasil Super League: Persijap Hentikan Kemenangan Beruntun Bhayangkara FC

Berdasarkan jadwal yang ada, skuad Team Melli dijadwalkan melakoni dua laga penting di Stadion SoFi, Los Angeles, serta satu laga di Lumen Field. Di sisi lain, Meksiko tetap fokus pada tanggung jawab mereka menyelenggarakan 13 pertandingan lainnya di Kota Meksiko, Guadalajara, serta Monterrey.

Situasi buntu ini kini menempatkan federasi serta pemerintah Iran dalam posisi yang sangat sulit mengingat turnamen akan segera bergulir dalam hitungan bulan. Mereka kini dipaksa untuk segera menentukan sikap final apakah tetap akan mengirimkan skuat nasional mereka ke wilayah Amerika Serikat atau tidak.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X