SportlinkNews - Persiapan matang terus dilakukan oleh penjaga gawang Inggris, Jordan Pickford, menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Pemain milik klub Everton tersebut kini menambah porsi latihannya secara khusus guna mempersiapkan diri sebagai salah satu penendang penalti andalan skuat Tiga Singa.
Langkah tidak biasa ini diambil demi mengantisipasi skenario drama adu penalti yang kerap menjadi batu sandungan bagi langkah Inggris di turnamen mayor. Pickford saat ini bergabung bersama seluruh anggota tim nasional Inggris di Florida untuk melakoni pemusatan latihan intensif.
Reputasi Pickford sebagai spesialis situasi bola mati dari jarak 12 pas memang sudah teruji dalam berbagai kompetisi antarnegara sebelumnya. Ia tercatat menjadi aktor utama kelolosan Inggris berkat penyelamatan gemilangnya pada Piala Dunia 2018, Euro 2020, dan 2024.
Baca Juga: Grup B Piala Dunia 2026: Kanada Mencoba Peruntungan Baru sebagai Tuan Rumah
Tidak hanya piawai memblokade tembakan lawan, pemain berusia 32 tahun ini juga memiliki akurasi tendangan yang mematikan secara teknis. Atas dasar modal berharga tersebut, tim pelatih tidak ragu untuk memasukkan namanya ke dalam daftar calon algojo Inggris.
Saat dikonfirmasi mengenai kesiapannya mengemban tugas ganda sebagai penahan sekaligus pengeksekusi bola, Pickford menyatakan kesiapannya secara mutlak tanpa keraguan. Keberanian mental seperti ini dinilai sangat dibutuhkan oleh tim nasional Inggris yang seringkali dihantui trauma sejarah adu penalti.
"Ya. Saya mendukung diri saya 100 persen. Saya akan berlatih dan mengeksekusinya," kata Pickford dikutip dari Goal.
Kendati memiliki antusiasme tinggi untuk mencetak gol dari titik putih, Pickford menegaskan fokus utamanya tidak akan pernah bergeser dari area pertahanan. Ia berjanji akan tetap memprioritaskan keselamatan gawangnya sebelum memikirkan skenario untuk maju mengambil jatah tendangan penalti tersebut.
"Saya juga ingin fokus pada penyelamatan gawang. Jadi harus ada keseimbangan. Jika dipanggil, saya bermain untuk Inggris, saya mewakili negara, jadi saya akan maju dan mengambilnya saat dibutuhkan. Saya menyimpan rencana kerja itu rapat-rapat. Kami mungkin akan mulai menerapkannya sedikit demi sedikit dalam waktu dekat," ujarnya.
Kualitas teknik tendangan yang dimiliki oleh mantan pemain akademi Sunderland ini sejatinya telah mendapat pengakuan sejak era kepelatihan sebelumnya. Mantan arsitek The Three Lions, Gareth Southgate, merupakan salah satu sosok yang paling vokal dalam memuji bakat terpendam sang penjaga gawang utama.
Baca Juga: Legenda Napoli, Lavezzi, Dukung Penunjukan Allegri: Dia Bisa Membawa Terbang Lebih Tinggi Lagi
"Dengan pemain yang tersisa di lapangan, dia adalah salah satu eksekutor penalti utama dan dia mengeksekusinya sebaik mungkin. Kami tidak keberatan jika Jordan mengambil penalti di Piala Dunia Rusia. Beberapa pemain lain mungkin menunjukkan level yang lebih baik, tetapi dia termasuk di antara penendang penalti kami yang lebih bagus. Anda merasa lebih gugur menunjuk seorang kiper untuk menendang penalti, tetapi dia berada di sana karena layak," ucap Southgate.
Rombangan besar tim nasional Inggris dilaporkan telah menyelesaikan proses adaptasi cuaca di wilayah Florida sejak mendarat awal pekan ini. Agenda uji coba melawan Selandia Baru dan Kosta Rika menjadi target terdekat bagi Harry Kane dan kolega untuk menguji kesiapan taktik.
Artikel Terkait
Irak Kejutkan Spanyol Dalam Pemanasan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Bola Trionda Bantu Wasit Tentukan Offside, Ternyata Diisi Ini
Grup B Piala Dunia 2026: Kanada Mencoba Peruntungan Baru sebagai Tuan Rumah
Tatap Piala Dunia 2026, Graham Arnold Minta Timnas Irak Tampil Tanpa Rasa Takut