- Catatan
M. Nigara
Wartawan Sepak Bola Senior
SportlinkNews - Inilah Piala Dunia 2026 yang amat istimewa bagi saya, mudah-mudahan juga bagi kita. Benar tim nasional kita belum bisa tampil di pesta sepak bola dunia itu, tapi, sungguh inilah piala dunia yang luar biasa.
Bukan, hanya jumlah peserta yang bertambah menjadi 48 dari 32 dan jumlah pertandingannya dari 64 ke 104, lalu bukan pula karena tuan rumahnya jadi tiga negara: Meksiko, Amerika, dan Kanada.
Bukan karena semua itu Piala Dunia 2026 ini sangat istimewa bagi saya khususnya dan mereka yang sependapat dengan saya. Maklum, tidak sedikit yang menentang pandangan ini.
Baca Juga: Argentina vs Aljazair: Hening! Sang Juara Siap Beraksi, Messi Berburu Rekor
Apa sih istimewanya? Menurut catatan Mbah Geoogle, hampir seluruh dari 48 negara peserta Piala Dunia 2026 menggunakan pemain naturalisasi atau diaspora.
Tercatat hanya ada 8 dari 48 negara peserta yang datang dengan skuad 100% lahir di dalam negeri, sementara sisanya memanfaatkan aturan kewarganegaraan ganda.
Pahamkan maksud saya? Ya, saya sangat berbahagia karena 40 dari 48 peserta piala dunia 2026 dihiasi oleh para pemain naturalisasi.
Saya bersama tiga sahabat, Yesayas Oktovianus (Kompas), Reva Deddy Utama (tvone/antv), dan Erwiyantoro alias Toro alias Coco Meo, Januari-Februari 2009 ditugaskan secara informal oleh PSSI ke Belanda, menjakaki kemungkin mencari pemain keturunan untuk di naturalisasi.
Baca Juga: Ribuan Warga Amerika Keturunan Iran Unjuk Rasa di Luar Stadion SoFi
Misi itu gagal total. Diawali naturalisasi para pemain yang sudah lima tahun tidak kembali ke negaranya dan bermain di liga Indonesia, sebut saja Christian Gonzalez, lalu semakin banyak saat Shin Tae Yong, akhirnya seperti saat ini, naturalisasi membanjiri timnas. Lalu, tiba-tiba banyak yang mempersoalkannya.
Terus tetang, saya agak kecewa. Bukan, bukan karena saya dan tiga sahabat adalah tim awal, tapi kok untuk kemajuan Indonesia, mereka ngotot anti naturalisasi.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026: Argentina dan Prancis Main Besok
Maka, ketika timnas Jerman, Swedia, saya tidak memasukkan Perancis, Amerika, dan Belanda yang memamg didominasi pemain non-asli, menampilkan barisan yang berbeda, ada perasaan bahagia di hati saya. Mudah-mudahan begitu juga tiga sahabat sata itu.
Jerman-Swedia Lihatlah timnas Jerman dan Swedia. Jerman yang menyandang empat kali juara dunia dan Swedia yang menjadi tempat kelahiran popularitas Pele, PD 1958, keduanya memiliki pemain naturalisasi 8 dan 5 pemain.
Artikel Terkait
Grup D Piala Dunia 2026: Australia Siap Kejutkan Panggung Sepak Bola Dunia
Ribuan Warga Amerika Keturunan Iran Unjuk Rasa di Luar Stadion SoFi
Persis Solo Tunjuk Ricky Nelson Jadi Pelatih Kepala untuk Arungi Liga Championship 2026/27
Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026: Argentina dan Prancis Main Besok
Menjelang Usia Satu Abad, Persebaya dan AZA Berkolaborasi Meluncurkan Jersey Edisi Spesial