SportlinkNews - Persaingan di Piala Dunia 2026 tidak hanya terjadi dalam perebutan tiket ke fase gugur.
Di tengah ketatnya kompetisi antartim, para penyerang terbaik dunia juga tengah berlomba mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak turnamen dan membawa pulang penghargaan Sepatu Emas (The Golden Boots).
Memasuki akhir fase grup, nama yang berada di posisi terdepan justru bukan wajah baru. Kapten Argentina, Lionel Messi, memimpin daftar pencetak gol sementara dengan torehan lima gol.
Baca Juga: Penjualan Alkohol Dibatasi, Puluhan Ribu Polisi Siaga Jelang Laga Penentu Meksiko
Catatan tersebut menempatkan sang juara dunia selangkah lebih dekat untuk menambah koleksi prestasi individu di panggung terbesar sepak bola dunia.
Namun, jalan Messi menuju Sepatu Emas masih jauh dari aman. Di belakangnya, penyerang Prancis Kylian Mbappe dan mesin gol Norwegia Erling Haaland sama-sama mengoleksi empat gol.
Dengan masih tersisanya sejumlah pertandingan, selisih satu gol membuat peta persaingan bisa berubah kapan saja.
Baca Juga: Defense Terbaik Liga? Pelita Jaya Paksa Hornbills Akurasi 27 Persen di Gim 3 Seri Final IBL 2026
Nama lain yang mulai mencuri perhatian adalah striker Kanada Jonathan David dan penyerang Jerman Deniz Undav yang telah mengemas tiga gol. Keduanya menjadi representasi para kuda hitam yang berpotensi mengganggu dominasi para superstar dunia.
Sementara itu, kelompok pemain dengan dua gol juga dihuni sejumlah nama besar. Di antaranya ada Harry Kane, Cristiano Ronaldo, Vinicius Junior, Matheus Cunha, hingga duo Jepang Daichi Kamada dan Ayase Ueda.
Bagi sejumlah pemain, Sepatu Emas bukan sekadar penghargaan individu. Gelar tersebut kerap menjadi simbol dominasi seorang penyerang dalam satu edisi turnamen sekaligus meningkatkan status mereka di level klub maupun tim nasional.
Baca Juga: Red Bull Next Gen Cari Talenta Indonesia dari Semua Cabang Olahraga
Mbappe datang ke Amerika Utara dengan status pemegang Sepatu Emas edisi 2022 setelah mencetak delapan gol di Qatar. Sementara Kane pernah merasakan penghargaan serupa pada Piala Dunia 2018 dengan koleksi enam gol.
Sejarah juga menunjukkan bahwa perburuan Sepatu Emas tidak selalu dimenangkan oleh nama yang paling dijagokan.
Beberapa kejutan pernah terjadi, seperti keberhasilan Salvatore Schillaci menjadi top skor Italia 1990 atau Oleg Salenko yang berbagi gelar pada Piala Dunia 1994.
Baca Juga: Pelita Jaya Curi Gim 3 di Bogor, Tinggal Selangkah Menuju Gelar IBL 2026
Karena itu, meski Messi masih berada di puncak klasemen sementara, persaingan menuju Sepatu Emas Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar.
Dengan fase gugur yang segera dimulai, setiap gol berikutnya akan semakin menentukan siapa yang akhirnya mengakhiri turnamen sebagai penyerang paling produktif di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Para Pemenang Sepatu Emas Terakhir
2022 (Qatar): Kylian Mbappé (Prancis) – 8 gol
2018 (Rusia): Harry Kane (Inggris) – 6 gol
2014 (Brasil): James Rodríguez (Kolombia) – 6 gol
2010 (Afrika Selatan): Thomas Müller (Jerman) – 5 gol
2006 (Jerman): Miroslav Klose (Jerman) – 5 gol
Artikel Terkait
Mohamed Salah Jadi Kandidat Kuat Peraih Sepatu Emas Liga Primer Musim Ini
Adidas Hadiahkan Alessia Russo Sepatu Emas Usai Jadi Top Skor WSL
Adidas dan Mo Salah Gelar Acara Unik Berhadiah Sepatu Emas di Liverpool
Debut Sepatu Emas Mbappe Melampaui Ronaldo
Sepatu Emas Eropa: Siapa Perwakilan Serie A Teratas setelah Pekan ke-10?