SportlinkNews - Dampak instan Romelu Lukaku merenggut kemenangan pertama Mesir di Piala Dunia 2026. Belgia dan Mesir berbagi skor 1-1, Selasa 16 Juni 2026 dini hari WIB.
Kehadiran pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia itu memaksa Mesir mencetak gol bunuh diri di babak kedua, sehingga mereka harus puas dengan satu poin di Seattle.
Kekuatan dan kecepatan Lukaku dari bangku cadangan mengubah jalannya pertandingan dan membuat legenda Liga Primer, Mohamed Salah dan Kevin De Bruyne, harus berbagi poin dalam pertarungan di panggung dunia.
Baca Juga: Kerja Sama Apik Isak dan Gyokeres Jadi Kunci Kemenangan Telak Swedia
Mohamed Salah, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-34, dan De Bruyne sama-sama berada di penghujung karier mereka saat ini. Keduanya belum mampu menerjemahkan kesuksesan klub mereka ke tim nasional.
Masa-masa persaingan mereka untuk gelar Liga Primer sudah benar-benar berakhir. Tapi ini adalah semacam tarian terakhir saat mereka berhadapan untuk memperebutkan hadiah terbesar dalam sepak bola.
Meskipun Belgia datang sebagai favorit kuat, Mesir bermain tanpa rasa takut.
Kepercayaan diri itu pasti bukan berasal dari sejarah mereka di kompetisi ini, karena Mesir belum pernah memenangkan satu pun pertandingan Piala Dunia sebelumnya.
Namun, kepercayaan diri yang luar biasa terlihat dalam gol pembuka.
Emam Ashour melepaskan tendangan jarak jauh yang menakjubkan yang membuat kiper Belgia dan Real Madrid, Thibaut Courtois, tak berdaya.
Ashour, yang bermain di liga utama Mesir untuk Al-Ahly, menendang bola dengan kaki kanannya melewati Courtois dan masuk ke sudut bawah gawang pada menit ke-20.
Baca Juga: Spanyol Mati Kutu Hadapi Debutan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Statistik resmi FIFA mencatat gol tersebut sebagai assist Salah, dan memang benar. Tapi bahkan pemain terbaik Mesir sepanjang masa pun tidak dapat mengambil pujian dari Ashour, yang mencetak gol internasional pertamanya dalam pertandingan ke-28 untuk negaranya.