internasional

Resep Sukses Moriyasu Bawa Jepang Raih Kemenangan Telak

Senin, 22 Juni 2026 | 17:36 WIB
Selebrasi pemain Jepang, Daichi Kamada usai merobek gawang Tunisia. (FIFA)

SportlinkNews - Tim nasional Jepang sukses mengamankan tiga poin krusial setelah menghancurkan Tunisia pada pertandingan kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Estadio Monterrey, Minggu (21/6). Kemenangan telak dengan skor 4-0 ini sekaligus memperbesar peluang wakil Asia tersebut untuk melangkah ke fase gugur.

Pesta gol skuad Samurai Biru dibuka oleh gelandang Daichi Kamada saat pertandingan baru berjalan empat menit. Keunggulan Jepang kemudian digandakan oleh penyerang Ayase Ueda yang mencetak gol pada menit ke-31.

Dominasi Jepang berlanjut di babak kedua lewat aksi Junya Ito pada menit ke-69 sebelum akhirnya ditutup oleh gol kedua Ueda menjelang akhir laga. Hasil impresif ini membuat Negeri Matahari Terbit tersebut kini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan yang telah dijalani.

Baca Juga: Pemerintah AS Turun Tangan, Ibu Kiper Tanjung Verde Mendadak Viral

Tambahan poin penuh tersebut menempatkan posisi Jepang di peringkat kedua klasemen sementara Grup F Piala Dunia 2026. Pada pertandingan perdana sebelumnya, mereka harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Belanda.

Selain mengamankan posisi di klasemen, kemenangan masif atas wakil Afrika ini juga mengantarkan Jepang masuk ke dalam buku sejarah sepak bola dunia. Pertandingan tersebut resmi tercatat sebagai laga ke-1000 sepanjang sejarah bergulirnya Piala Dunia.

Langkah Jepang untuk menyegel tiket ke babak 32 besar kini berada di depan mata dan hanya membutuhkan sedikit konsistensi. Mereka hanya memerlukan hasil imbang pada laga pemungkas fase grup saat berhadapan dengan Swedia.

Baca Juga: Pahlawan Kiper Iran: Dulu Tunawisma, Kini Dikagumi Dunia!

Secara statistik, keunggulan telak empat gol tanpa balas tersebut mencerminkan dominasi total Jepang atas taktik permainan Tunisia. Skuad Samurai Biru sangat superior dengan mengontrol jalannya pertandingan lewat penguasaan bola yang mencapai 62 persen.

Kreativitas lini tengah yang solid juga membuat barisan depan Jepang mampu melepaskan total 11 tembakan sepanjang laga berjalan. Sebaliknya, lini pertahanan mereka tampil sangat disiplin sehingga membuat Tunisia frustrasi dan gagal mengembangkan permainan.

Seusai pertandingan, pelatih Jepang Hajime Moriyasu membeberkan kunci keberhasilan anak asuhnya dalam meredam agresivitas lawan. Menurutnya, kedisiplinan pemain dalam menerjemahkan strategi di lapangan menjadi faktor pembeda yang sangat krusial.

Baca Juga: Belum Apa-apa, Prancis Sudah Diimingi Bonus Besar

"Kami melakukan persiapan dengan baik untuk menjalankan apa yang kami inginkan dan bermain dengan agresif. Selama persiapan, staf pelatih menjelaskan dengan jelas apa yang perlu kami lakukan, dan karena itu para pemain mampu menampilkan kemampuan terbaik mereka," kata Moriyasu, dikutip dari laman FIFA.

Selain faktor teknis di dalam lapangan, Moriyasu juga memberikan apresiasi khusus terhadap atmosfer di tribune penonton. Kehadiran ribuan pendukung setia Jepang di Monterrey diakui memberikan dampak psikologis yang sangat besar bagi mental bertanding tim.

Halaman:

Tags

Terkini