SportlinkNews - Chelsea membawa pulang lebih dari sekadar kemenangan dari Jakarta.
Kemenangan telak 3-0 atas AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu, 8 Agustus, menjadi bagian penting dari proses Xabi Alonso membentuk wajah baru The Blues sebelum menghadapi musim 2026/2027.
Joao Pedro menjadi bintang utama kemenangan Chelsea setelah mencetak dua gol, masing-masing pada penghujung babak pertama dan awal babak kedua. Satu gol lainnya disumbangkan Moises Caicedo.
Baca Juga: Pavithran Bawa Malaysia ke Semifinal ASEAN Championship 2026, Harimau Malaya Tantang Vietnam
Bagi Chelsea, pertandingan dalam tajuk Indonesia Super Cup 2026 tersebut memang tidak menentukan trofi kompetitif.
Namun, laga melawan Milan memberikan kesempatan penting bagi Alonso untuk menguji kesiapan tim sekaligus melihat sejauh mana gagasan permainannya mulai diterapkan para pemain.
Chelsea membuka keunggulan pada menit 45+2. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Moises Caicedo, Joao Pedro muncul di posisi yang tepat dan menanduk bola untuk menaklukkan pertahanan Milan.
Baca Juga: Sempurna di Grup B, Thailand Hantam Myanmar 2-0 dan Melaju ke Semifinal ASEAN Championship
Keunggulan itu langsung diperbesar sesaat setelah babak kedua dimulai. Joao Pedro kembali menemukan ruang dan menyelesaikan umpan Pedro Neto untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Milan mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, pertahanan Chelsea cukup disiplin untuk meredam sejumlah ancaman yang dibangun Rossoneri.
Chelsea justru kembali menghukum Milan pada menit ke-51. Caicedo memanfaatkan situasi dari sepak pojok Romeo Lavia dan melepaskan penyelesaian yang tidak mampu dihentikan kiper Lorenzo Torriani.
Baca Juga: Duet Park Jun-heong dan Marcelo Djalo Bakal Jadi Lini Pertahanan Persik yang Sulit Ditembus
Skor 3-0 bertahan hingga laga berakhir.
Namun, bagi Alonso, hasil tersebut bukan tujuan utama dari perjalanan Chelsea ke Jakarta. Tur pramusim di Asia dan Australia menjadi bagian dari persiapan membangun fondasi tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Pelatih asal Spanyol itu baru mengambil alih Chelsea pada Juli 2026.
Karena itu, setiap pertandingan pramusim menjadi ruang baginya untuk mengenali karakter pemain, menguji komposisi, sekaligus membangun pemahaman terhadap ide permainan yang ingin diterapkan.
Baca Juga: Liverpool Segera Resmikan Kedatangan Ronald Araujo dari Barcelona
Alonso menilai Chelsea saat ini memiliki komposisi yang semakin seimbang. Kehadiran sejumlah pemain baru diharapkan bisa memperkuat tim dalam menghadapi persaingan panjang dan ketat di Liga Inggris.
"Saya rasa skuad yang kami bangun ini sangat seimbang dalam hal kualitas dan kematangan, sesuatu yang dibutuhkan untuk Liga Inggris," tuturnya.
Chelsea memang melakukan sejumlah perubahan pada musim panas ini. Morgan Rogers, Marco Palestra, Danny Welbeck, Jordan Henderson, dan Maxence Lacroix menjadi beberapa nama yang didatangkan untuk menambah kedalaman skuad.
Baca Juga: Bruno Guimaraes Resmi Berkostum Arsenal
Di sisi lain, sejumlah pemain juga meninggalkan Stamford Bridge atau dipinjamkan. Situasi tersebut membuat Alonso masih memiliki pekerjaan untuk menemukan komposisi terbaik sebelum musim kompetisi dimulai.
Karena itu, laga melawan Milan menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana pemain-pemain lama dan baru mulai membangun koneksi. Bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga bagaimana mereka membentuk karakter sebagai sebuah tim.
Alonso menekankan bahwa proses tersebut tidak bisa dibangun dalam waktu singkat.
Baca Juga: Tahan Indonesia, Singapura Bidik Hasil Lebih Tinggi di ASEAN Hyundai Cup 2026
Tur pramusim menjadi bagian dari upaya menciptakan kebersamaan, kepercayaan, dan budaya tim yang nantinya menjadi modal ketika Chelsea menghadapi tekanan kompetisi sebenarnya.
"Melalui tur pramusim di Jakarta dan beberapa kota lain di Asia dan Australia, kami ingin membentuk tim dengan semangat yang hebat, yang dibangun setiap hari dengan budaya yang baik," katanya.
Menurut Alonso, kualitas teknis saja tidak cukup untuk membawa Chelsea bersaing di level tertinggi. Mentalitas dan kekuatan kolektif justru menjadi bagian yang tidak kalah penting.
Baca Juga: Tambah Amunisi Lini Belakang, Persib Bandung Rekrut Danijel Loncar
"Sisi sepak bola sangat penting, namun sisi mental juga sangat penting. Kekuatan tim adalah kekuatan yang paling penting," tambahnya.
Kemenangan atas Milan pun menjadi sinyal awal yang positif. Chelsea mampu mencetak tiga gol sekaligus menjaga gawangnya tetap bersih dalam pertandingan yang menjadi salah satu tahapan menuju musim baru.
Namun, Alonso tentu tidak ingin terlena.
Baca Juga: John Herdman Petik Pelajaran dari Kegagalan Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026
Masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, termasuk mengintegrasikan pemain baru, menentukan struktur terbaik, dan memastikan seluruh skuad memahami tuntutan permainan yang diinginkannya.
"Kami masih menjalani pramusim dan beberapa pemain belum bisa bersama tim dalam tur. Namun, kami punya ide bagaimana menyelesaikan bursa transfer dan memulai liga," ujarnya.