KONI Dukung Penuh FGI Gelar Asian Gym For Life Challenge 2026 di Indonesia

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 3 Juni 2026 | 22:15 WIB
Pengurus FGI bertemu dengan perwakilan KONI Pusat. (KONI Pusat)
Pengurus FGI bertemu dengan perwakilan KONI Pusat. (KONI Pusat)

SportlinkNews - Pengurus Besar Federasi Gimnastik Indonesia (PB FGI) resmi mengumumkan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah ajang internasional 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh jajaran pengurus kepada Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dalam pertemuan di Senayan, Rabu (3/6).

Ketua Umum FGI, Ita Yuliati, menjelaskan mandat internasional ini didapatkan setelah Thailand secara mendadak menyatakan mengundurkan diri. Komite Eksekutif Asian Gymnastics Union (AGU) kemudian menunjuk Indonesia yang dinilai memiliki kesiapan matang untuk mengambil alih hak penyelenggaraan.

“Gymnastics for All ini merupakan gimnastik untuk semua kalangan yang konsepnya seperti festival. Karena itu, kami diminta dan siap untuk menjadi tuan rumah,” kata Ita.

Baca Juga: Legenda Liverpool Sir Kenny Dalglish Didiagnosis Kanker dan Tengah Menjalani Perawatan

FGI telah menetapkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai lokasi pusat pelaksanaan ajang bergengsi yang dijadwalkan bergulir pada 15-18 Oktober 2026. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kesiapan infrastruktur olahraga serta potensi besar wilayah tersebut dalam menarik perhatian komunitas pesenam dari berbagai penjuru Asia.

“Mengingat ajang ini bersifat massal, kami memilih Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki daya tarik aspek tourism (pariwisata) yang kuat,” ujarnya.

Ita juga memberikan jaminan kepada KONI Pusat bahwa seluruh pembiayaan persiapan hingga pelaksanaan acara berskala besar ini tidak akan membebani anggaran negara. FGI bergerak menggalang kemitraan strategis dengan sektor swasta untuk memastikan pendanaan terpenuhi secara mandiri melalui sokongan penuh para sponsor.

Baca Juga: Penonton LaLiga di Stadion Membludak Tembus 11,6 Juta Selama Musim 2025/26

Di samping membahas persiapan ajang regional, pertemuan tersebut juga memaparkan progres peta pembinaan prestasi olahraga gimnastik di tingkat nasional. FGI menegaskan kompetisi bertajuk Indonesia Open tetap dipertahankan sebagai fondasi utama dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai daerah.

“Ini adalah event yang sangat ditunggu-tunggu oleh para atlet, mulai dari tingkat anak-anak hingga junior,” ungkapnya.

Indikator keberhasilan pembinaan ini terlihat jelas dari melonjaknya jumlah peserta secara masif di mana gelaran terakhir sukses menjaring partisipasi sekitar 1.500 atlet. Catatan impresif tersebut menunjukkan lonjakan grafik yang sangat tajam jika dibandingkan dengan penyelenggaraan edisi perdana yang hanya diikuti oleh 350 peserta.

Baca Juga: Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Siap Menggoyang Benua Amerika

Mendengar laporan komprehensif tersebut, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memberikan apresiasi tinggi atas kemandirian dan tata kelola organisasi FGI. Ia menegaskan bahwa model kepengurusan yang aktif dan mandiri seperti ini patut dicontoh oleh induk cabang olahraga lainnya.

“Kita harus mendukung penuh induk cabang olahraga yang aktif bekerja mengantar atlet meraih prestasi untuk Indonesia. Ke depan, kita harus bertumpu pada cabang olahraga gimnastik karena nomor pertandingannya sangat banyak,” ungkap Marciano.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X