SportlinkNews - Atlet lari trail Indonesia tampil gagah pada South East Asia Trail Running Confederation (SEATRC) Cup 2026 yang digelar 24-26 Juli. Mereka menyabet 6 medali emas dan 2 perak.
Putra Aldio, Fitri, Pujas Rani Ratu Haj, Yusri Nanda, Indra Saputra, dan Melda Cantika mampu menujukkan kualitasnya pada event se-Asia Tenggara yang berlangsung di Bumi Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat itu.
Mereka mempersembahkan total 6 medali emas dan 2 perak untuk Indonesia dari berbagai kategori, termasuk 2 emas tambahan dari perhitungan tim.
Baca Juga: Siapkan Era MotoGP 850cc, Honda Abaikan Pengembangan RC213V Musim Ini
Di antara para atlet, Fitri mempersembahkan 2 medali emas untuk Indonesia. Dari nomor Vertical 7 km dan Mountain Classic Senior. Pencapaian ini datang di tengah keterbatasan waktu persiapan.
Fitri menjelaskan bahwa ia sempat menjalani program hamil sebelum akhirnya mengetahui bahwa namanya masuk daftar peserta lomba, sehingga ia hanya memiliki waktu dua bulan untuk kembali berlatih setelah tiga bulan absen dari latihan rutin.
Pengorbanan Fitri tak lain demi mengibarkan Bendera Merah Putih disertai berkumandangnya lagu Indonesia Raya.
Baca Juga: Persib Kunci Semifinal Piala Presiden 2026 Usai Tekuk DPMM FC
Selanjutnya, Fitri fokus berlatih, mulai jogging hingga long run dengan jarak terjauh mencapai 20 km untuk latihannya. Dengan persiapan keras di tengah keterbatasan waktu, Fitri yakin bisa berdiri tegak di podium.
“Aku yakin sekali bilang mau juara. Soalnya latihannya ini keras juga,” terang atlet asal Sulawesi Selatan pada wawancaranya yang dilakukan Sabtu, 25 Juli 2026.
Sementara itu, atlet putra, peraih medali emas Vertical 7 km dan perak Mountain Classic Senior, Putra Aldio juga menjelaskan bagaimana persiapannya.
Pengorbanan juga dilakukan Aldio demi mempersiapkan diri mewakili Indonesia pada SEATRC 2026. Dua bulan sebelum perlombaan dimulai, ia berhenti untuk mengikuti lomba lari jalan raya pendek yang menjadi penghasilannya demi menyambung hidup.
Baca Juga: SEATRC 2026 Resmi Dibuka di Gunung Gede Pangrango, Ratusan Pelari ASEAN Taklukkan Jalur Cibodas
Aldio pun fokus latihan SEATRC 2026 dengan latihan long run, medium run, dan interval yang dilakukan hingga tiga kali sehari.
Aldio sempat jatuh sakit dua minggu sebelum kejuaraan akibat kelelahan yang berlebih. Mental pun terdampak karena merasa minder melihat lawan-lawannya yang bertubuh tinggi.