SportlinkNews - Operator kompetisi I.League sudah mencabut regulasi larangan kehadiran suporter tim tamu pada pertandingan tandang untuk musim mendatang. Kebijakan anyar ini menandai kembalinya tradisi penonton tandang setelah sempat dibatasi selama beberapa tahun terakhir.
Aturan pembatasan penonton tim tamu sebelumnya telah diberlakukan selama empat musim berturut-turut dalam kancah sepak bola nasional. Pembatasan ketat tersebut pertama kali diterapkan sebagai dampak dari Tragedi Kanjuruhan pada gelaran Liga 1 musim 2022/23.
PSSI kala itu menegaskan larangan tersebut merupakan arahan langsung dari FIFA. Kendati demikian, ketentuan tersebut kerap mendapat penolakan dari kelompok suporter yang nekat hadir di markas lawan.
Baca Juga: PSSI dan I League Gelar Match Commissioner Refreshment Super League & Championship 2026/27
Langkah penyempurnaan regulasi ini akhirnya mendapat persetujuan setelah otoritas terkait mengajukan skema pengelolaan keamanan yang baru. Restu dari FIFA disertai sejumlah persyaratan ketat yang wajib dipatuhi.
"Kami sudah menyampaikan proposal dan purpose kami kepada FIFA, kemudian FIFA memberikan restu dengan catatan suporter klub juga harus mematuhi segala hal yang sudah kami sampaikan kepada seluruh klub," kata Direktur Utama I.League Ferry Paulus kepada wartawan, Selasa (11/8).
Pihak operator menegaskan pentingnya komitmen seluruh elemen suporter dalam menjaga ketertiban selama mendampingi tim kesayangan. Keberlangsungan izin ini sangat bergantung pada kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di area stadion.
Baca Juga: Gila-gilaan Gaji Pemain Real Madrid 2026, Mabppe Paling Tinggi
"Ada batasan-batasan yang harus dipatuhi dan larangan-larangan megenai hal yang harus dijaga. Dengan demikian, keberadaan suporter away ini bisa terus berjalan," ujarnya.
Guna mendukung kelancaran skema baru ini, pengelola kompetisi menyiapkan mekanisme pembelian tiket terpadu. Sistem tersebut telah melewati proses verifikasi ketat dari pihak kepolisian serta simulasi di tingkat klub.
Ferry mengklaim sistem ini dinilai berjalan sangat baik karena beberapa infrastruktur juga sudah diperbaiki. Pembenahan sarana penunjang ini diharapkan mampu mengembalikan kemeriahan atmosfer pertandingan sepak bola nasional.
Baca Juga: PSS Sleman Rilis Nama Pemain yang akan Menjalani Kompetisi Super League 2026/27
Kendati izin penonton tandang telah dibuka kembali, I.League tetap memberlakukan pengecualian khusus untuk laga berisiko tinggi. Pembatasan ketat akan diterapkan secara selektif berdasarkan analisis potensi kerawanan keamanan.
"Untuk digarisbawahi, khusus untuk klub-klub yang memiliki rivalitas tinggi atau terdapat indikasi berdasarkan informasi intelijen, pertandingan tertentu dapat melarang kehadiran suporter away," ucapnya.
Artikel Terkait
I.League Ingatkan Potensi Minus Dua Poin bagi Klub yang Ubah Home Base Pascalisensi
I.League Transformasikan Piala Indonesia Jadi League Cup, Hanya Diikuti Dua Kasta Teratas
PSSI Serahkan Aturan Suporter Tandang ke I.League
I.League Matangkan Indonesia Women's League 2026/2027