Beberapa laga klasik yang melibatkan persaingan sengit antarklub menjadi perhatian utama dalam penerapan pengecualian ini. Pertandingan berintensitas tinggi tersebut tetap akan mendapat pengawasan ketat dari aparat penegak hukum.
"Contohnya seperti Arema FC melawan Persebaya atau Persija melawan Persib. Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter tandang bisa dikunci atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter tandang, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian," ungkapnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)