Posisi kelima kemungkinan akan mengamankan tiket Liga Champions. Setan Merah berada di posisi keenam.
Semua bukti menunjukkan bahwa mereka akan gagal. Kemenangan beruntun United lebih jarang daripada sinar matahari di Manchester.
Baca Juga: Nottingham Forest 3 Tottenham 0: Dihancurkan Mantan Target Callum Hudson
Casemiro, yang memulai momentum pada malam terakhir United lolos ke Liga Champions tiga musim lalu, menggambarkan betapa tidak menentunya performa tim saat ini.
Pemain Brasil itu mencetak gol dari sepak pojok untuk kedua kalinya musim ini pada menit keempat waktu tambahan untuk memastikan Man Utd unggul di babak pertama.
Evanilson menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dalam waktu 60 detik setelah babak kedua dimulai, dengan Dalot terjatuh setelah benturan.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Robekan Manset Rotator
Kemudian pada menit ke-50, Casemiro dengan kasar menjatuhkan Marcus Tavernier di tepi area penalti United.
Pemain internasional Brasil itu mendapat kartu kuning, tetapi hukuman yang lebih berat datang dari Tavernier. Ia mengeksekusi tendangan bebasnya untuk membawa Bournemouth unggul.
“Man United, ini terjadi lagi,” teriak para penggemar Bournemouth.
Baca Juga: Bologna 0-1 Juventus: Juan Cabal Jelaskan Selebrasinya
Gol penyeimbang dramatis
Tendangan bebas fenomenal Fernandes pada menit ke-77 membuat gol lain tak terhindarkan. Gol itu tercipta dalam waktu dua menit, dengan Cunha melepaskan tembakan keras dari umpan silang Benjamin Sesko yang dibelokkan.
Namun Krupi melakukan apa yang sebelumnya hanya berhasil dilakukan Steven Pienaar di era Liga Premier untuk membuat skor menjadi 4-4 di Old Trafford.
Hasil Bournemouth semakin luar biasa karena rencana permainan mereka digagalkan oleh cedera yang dialami gelandang bertahan Tyler Adams pada menit kedua.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)