SEA Games 2025: Atletik Indonesia Sudah Lebihi Target Emas, Peluang Tambah Medali Masih Terbuka

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 15 Desember 2025 | 23:33 WIB
Atlet jalan cepat Indonesia, Hendro sukses finis terdepan di nomor 20.000 meter putra di SEA Games 2025 Thailand, akhir pekan lalu. (KEMENPORA)
Atlet jalan cepat Indonesia, Hendro sukses finis terdepan di nomor 20.000 meter putra di SEA Games 2025 Thailand, akhir pekan lalu. (KEMENPORA)

SportlinkNews - Masih satu hari perlombaan lagi di SEA Games 2025 Thailand, tapi cabang atletik sudah sukses melebihi target Tim Review Kemenpora.

Hingga Senin, 15 Desember 2025, atletik telah menyumbangkan delapan emas, lima perak, dan empat perunggu. 

Target awal pemerintah sendiri yang dibebankan untuk atletik yakni 7 medali emas. Jumlah yang dimiliki Indonesia saat ini masih bisa bertambah. 

Pada hari terakhir perlombaan, Selasa, 16 Desember 2025, masih ada peluang emas dari lompat galah putra, lempar cakram, 3000meter jalan cepat putra, lompat jauh putri, dan 10.000 meter putra. 

Baca Juga: Aprilia vs Ducati Memanas, Sterlacchini Sebut Marquez Tak Bisa Menang Sendiri

Terlampauinya target pemerintah sendiri setelah hasil memuaskan dari Abdul Hafiz yang turun di nomor lempar lembing putra.

Lemparannya menjadi yang terjauh dengan 72,82 meter, lebih jauh 3,83 meter dari kompatriotnya Silfanus Ndiken yang meraih perak.

Sementara perunggu menjadi miliki tuan rumah Sornwichai Wachirawit dengan lemparan sejauh 69,62 meter. 

Sayangnya, peluang untuk menambah medali di 3.000 meter jalan cepat putra lewat Pandu Sukarya belum bisa terpenuhi. Ia hanya finis di posisi tercepat kedua dengan 8 menit 57.13 detik perak. 

Baca Juga: Sabuk Interim UFC Dibuat, Ilia Topuria Nilai Paddy Pimblett dan Justin Gaethje Pantas Bertarung

Emas dinomor ini menjadi milik pelari Vietnam, Nguyen Trung cuong menit 55,32 detik. Sementara perunggu diambil wakil Filipina, Gobotia Junel 8 menit 58,34 detik

Pada nomor 10.000 meter putri, emas dan perak menjadi miliki pelari Vietnam, dan Odekta Elvina Naibaho harus puas dengan raih perunggu usai catatkan waktu 35 menit 33,23 detik.

Selisih sekitar 1,06 menit lebih lambat dari peraih emas Nguyen Thi Oanh. 

Begitu juga di estafet 4x100 putra. Lalu Muhammad Zohri dan kawan-kawan hanya mampu menambah perunggu usai finis dalam waktu 39,51 detik.

Baca Juga: Persiapan Mepet, Fajar/Fikri Tetap Optimistis Hadapi BWF World Tour Finals 2025

Thailand merebut emas dengan catatan 38,28 detik dan perak milik Malaysia usai menghasilkan waktu 39,03 detik.  

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi pencapaian tersebut.

Menurutnya, hasil sementara ini menjadi indikator kuat bahwa pembinaan dan persiapan yang dilakukan berjalan sesuai rencana.

"Perolehan hingga kemarin menunjukkan target yang kami tetapkan bisa dicapai bahkan lebih cepat, karena sudah terpenuhi pada Minggu kemarin. Ini tentu menjadi modal positif untuk sisa pertandingan," ujar Luhut dalam keterangan resmi. 

Baca Juga: Pesan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia setelah Kandas di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Puncak performa tim atletik Indonesia, terjadi pada perlombaan hari keempat. Di mana Indonesia sukses mengawinkan gelar nomor marathon putra dan putri, serta 20.000 meter jalan cepat putra dan putri. 

Capaian tersebut dinilai Luhut menjadi sejarah tersendiri bagi atletik Indonesia. Karena untuk pertama kalinya dapat mengawinkan emas nomor maraton dan jalan cepat putra-putri dalam satu edisi SEA Games.

Luhut pun berharap para atlet tetap menjaga fokus dan konsistensi hingga kompetisi berakhir, agar capaian gemilang atletik Indonesia di SEA Games 2025 dapat semakin maksimal.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X