SportlinkNews - Menjadi atlet profesional bukan hanya soal latihan keras atau stamina tinggi, tetapi di balik performa mereka, ada pola makan disiplin yang turut menunjang.
Pola makan ini atlet ini lah yang bisa dijadikan inspirasi bagi siapa pun yang ingin menjalani gaya hidup sehat.
Dikutip dari SAC Indonesia, para atlet mengandalkan asupan nutrisi yang seimbang antara karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.
Pola makan mereka dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi tinggi serta mempercepat pemulihan setelah latihan atau pertandingan.
Baca Juga: Selamat Tinggal Liga 1 2024/25, Selamat Datang Liga 1 2025/26
Lalu apa saja komponen penting dari pola maka atlet yang bisa ditiru?
1. Karbohidrat Kompleks: Sumber Energi Utama
Karbohidrat adalah bahan bakar utama tubuh saat beraktivitas. Atlet mengandalkan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, kentang, dan roti gandum yang dicerna lebih lambat dan menyediakan energi tahan lama. Ini penting untuk latihan intens maupun pertandingan berdurasi panjang.
2. Protein: Bahan Baku Pemulihan Otot
Setelah latihan berat, tubuh membutuhkan protein untuk membangun dan memperbaiki otot. Atlet umumnya mengonsumsi telur, ayam, ikan salmon, tempe, tahu, dan susu untuk menjaga kekuatan dan menghindari cedera.
Baca Juga: Calvin Verdonk Buka Peluang Tinggalkan NEC Demi Tawaran Lebih Menggiurkan
3. Lemak Sehat: Energi Cadangan yang Penting
Lemak bukan musuh, terutama jika berasal dari sumber sehat seperti alpukat, kacang almond, minyak zaitun, atau minyak kelapa. Lemak sehat membantu menyediakan energi cadangan terutama untuk olahraga berintensitas tinggi dan berdurasi lama seperti lari marathon atau triathlon.
4. Sayur dan Buah: Perisai Tubuh dari Dalam
Vitamin dan mineral dari sayur serta buah-buahan berperan sebagai antioksidan alami. Brokoli, bayam, pisang, apel, dan jeruk membantu memperkuat imun tubuh serta mempercepat pemulihan setelah aktivitas berat.
Baca Juga: Apriyani/Febi Kandas di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final Malaysia Masters 2025
5. Hidrasi dan Elektrolit: Jangan Sampai Lupa Minum
Hidrasi adalah kunci utama performa. Kehilangan cairan dan elektrolit saat berkeringat bisa menyebabkan kelelahan dan kram otot. Atlet memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan air mineral, air kelapa, atau minuman isotonik alami.
Kunci dari hasil performa yang bagus adalah kualitas, bukan hanya sekedar porsi. Bukan hanya soal makan dalam jumlah banyak, terpenting adalah keseimbangan nutrisi.
Dengan pola makan seperti ini, bukan atlet pun bisa menjaga daya tahan tubuh, mengurangi risiko cedera, dan tampil maksimal di lapangan. Makanlah dengan cerdas, bukan hanya kenyang.