SportlinkNews - Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh adalah alat sederhana yang digunakan untuk memperkirakan jumlah lemak tubuh berdasarkan berat dan tinggi badan seseorang.
Meskipun tidak mengukur lemak tubuh secara langsung, BMI memberikan gambaran umum tentang status berat badan seseorang dan potensi risiko kesehatan terkait.
Bagaimana Cara Menghitung BMI?
Baca Juga: Kevin De Bruyne Bersiap Tinggalkan Klub, Pep Guardiola: Mustahil Menggantikannya
Rumus BMI adalah:
BMI = Berat badan (kg) / (Tinggi badan (m))²
Contohnya, jika seseorang memiliki berat 70 kg dan tinggi 1,75 m, maka:
Baca Juga: Jamie Vardy Masuk Sepuluh Besar Pencetak Gol Tertua di Liga Primer
BMI = 70 / (1,75 × 1,75) = 22,86
Hasil ini kemudian dibandingkan dengan kategori BMI untuk menentukan status berat badan.
Kategori BMI dan Artinya
Baca Juga: Gelandang Liverpool, Joe Allen Umumkan Pensiun dari Dunia Sepak Bola
Menurut pedoman dari Cleveland Clinic dan Healthline, kategori BMI untuk orang dewasa adalah:
- Kurang dari 18,5: Berat badan kurang
- 18,5 – 24,9: Berat badan normal
- 25 – 29,9: Kelebihan berat badan
- 30 ke atas: Obesitas
Kategori ini membantu mengidentifikasi risiko kesehatan yang mungkin terkait dengan berat badan seseorang.
Baca Juga: Raih Gelar Juara Liga Primer, Liverpool Juga Juara di Media Sosial
Kelebihan dan Keterbatasan BMI
BMI adalah alat yang mudah digunakan dan memberikan gambaran umum tentang status berat badan.
Artikel Terkait
Ini Statistik Debut Liga Inggris Marselino Ferdinan Gantikan Ole Romeny di Oxford United
Ditanya Pertandingan Melawan PSG, Bos Arsenal Bungkam Wartawan
Inter Terima Pengakuan Lautaro Martinez dan incar Titik Lemah Barcelona
Al Ahli Memenangkan Piala Asia untuk Pertama Kalinya Bekuk Penakluk Ronaldo
Terungkap Mengapa Atlet Wanita Dikecualikan dari Studi Ilmiah