nutrisi

Apakah Intermittent Fasting Efektif untuk Diet? Begini Penjelasannya

Rabu, 24 April 2024 | 12:55 WIB
Apakah benar intermittent fasting efektif untuk deit? (Pexels.com/Cats Coming)

SportlinkNews - Intermittent fasting (IF) atau puasa bergantian adalah pola makan yang telah mendapatkan popularitas yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama sebagai metode untuk menurunkan berat badan.

Namun, sebelum memutuskan apakah IF sesuai untuk Anda, penting untuk memahami konsepnya dan apakah benar-benar efektif untuk mencapai tujuan diet Anda.

Apa Itu Intermittent Fasting?

Intermittent fasting adalah pola makan yang melibatkan siklus antara waktu makan dan waktu puasa.

Baca Juga: RESMI! Nathan Tjoe-A-On akan Perkuat Timnas U-23 Indonesia Lawan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024

Ada beberapa metode IF yang berbeda, tetapi yang paling umum adalah:

  1. Metode 16/8: Puasa selama 16 jam setiap hari dan makan dalam jendela waktu 8 jam.

  2. Metode 5:2: Makan secara normal selama lima hari dalam seminggu, dan membatasi asupan kalori hingga 500-600 kalori pada dua hari non-berturut-turut dalam seminggu.

  3. Puasa Setiap Hari: Makan hanya sekali sehari dalam jendela waktu yang lebih pendek, misalnya hanya makan pada siang hari.

IF beroperasi dengan memanfaatkan siklus puasa dan makan untuk mengubah cara tubuh Anda menggunakan energi.

Baca Juga: Dua Pesepakbola Liga Premier Ditangkap Secara Dramatis

Selama periode puasa, kadar insulin menurun, dan tubuh mulai membakar cadangan lemak sebagai sumber energi.

Selain itu, IF juga dapat meningkatkan kadar hormon pertumbuhan manusia (HGH), yang dapat membantu dalam pembakaran lemak dan menjaga massa otot.

Apakah Intermittent Fasting Efektif untuk Diet?

1. Menurunkan Berat Badan

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa IF dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan total kalori secara keseluruhan.

Baca Juga: Ferrari Bakal Gunakan Livery Khusus untuk Grand Prix Miami

Namun, efektivitasnya dapat bervariasi tergantung pada individu dan jenis metode IF yang digunakan.

2. Meningkatkan Kesehatan Metabolik

IF telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan metabolik dengan mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Meningkatkan Fungsi Otak

Beberapa studi pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa IF dapat meningkatkan fungsi kognitif, melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif, dan meningkatkan neuroplastisitas.

Halaman:

Tags

Terkini

Berjalan Kaki Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik?

Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:09 WIB