SportlinkNews - Red Sparks mendapat tamparan keras pada laga pertma final Liga Voli Korea. Amuk Si Ratu Voli Kim Yeon Kyung tak bisa dibendung.
Red Sparks akan mengawali laga pamungkas dengan bertamu ke Samsan Gymnasium, markas Pink Spiders, Senin 31 Maret 2025. Sayangnya, Megawati Hangestri dan kawan-kawan dipermak Pink Spiders 3-0 (25-21, 25-22, 25-19).
Kim Yeon kyung awalnya dikabarkan bermasalah dengan lutut. Tapi pelatih Pink Spiders, Abbondanza tertawa dan mengatakan kondisi pemain veteran itu sudah membaik. Menurutnya itu masalah alami bagi pemain berusia 38 tahun.
Baca Juga: Kehilangan Tristan Ibrahim, Timnas U-17 Siap Hadapi Tantangan di Piala Asia 2025
Terbukti, tarian Ratu Voli Kim malah menggila. Spike demi spike kerasnya sulit hentikan para pemain Red Sparks. Ia pun berperan besar mengantar kemenangan pertama final penting ini yang memakai sistem the best of five.
Kim Yeon-kyung, yang mengumumkan pengunduran dirinya pada akhir musim ini, memimpin tim menuju kemenangan dengan raihan 16 poin, poin terbanyak di tim, pada pertandingan pertama 'Last Dance'.
Perolehan poinnya merata, dengan Tutku Bourges Yuzgenk mencetak 14 poin, Jung Yoon-joo mencetak 13 poin, Peach mencetak 8 poin, dan Kim Su-ji mencetak 4 poin.
Baca Juga: Ratu Voli Korea Sebut Megawati Lebih dari Simbol Red Sparks, Tak Kalah Populer dengan Presiden Korea
Duo penggawa Red Sparks Vanya Bukilich merangkai 17 poin dan Megawati 13 poin, berjuang keras, tetapi mereka tidak cukup untuk mengalahkan Jeong Kwan-jang baik dalam menyerang maupun bertahan.
Pink Spiders sudah memenangkan empat kali gelar juara, terbanyak dalam sejarah divisi wanita. Jika menjuarai lagi musim ini, Pink Spiders dapat menambah rekor itu menjadi lima.
Tim yang memenangkan pertandingan pertama seri kejuaraan telah menang 10 dari 18 kali. Pink Spiders memiliki peluang menang sebesar 55%.
Baca Juga: Skenario Timnas Indonesia Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026, Ini Syaratnya!
Pink Spiders yang memasuki seri final pertama dan beristirahat dalam waktu lama, pasti memiliki keuntungan dalam pertarungan stamina seiring berjalannya seri.
Tapi karena mereka memenangkan pertandingan pertama, dapat dikatakan bahwa mereka memiliki posisi yang sangat menguntungkan.
Artikel Terkait
Napoli 2-1 Milan: Rossoneri Terlambat Merespons Awal yang Buruk
Nilai Transfer Eredivisie: Mess Hilgers Turun, Dean James Meroket
Ied Mubarak Menggema di Seluruh Dunia, Klub Elite Liga-liga Eropa Berbagi Bahagia
Ied Mubarak, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Menyentuh
FC Dallas Kalahkan Sporting KC, Maarten Paes Tampil Penuh