SportlinkNews - Ketua Umum KONI Pusat Letjen Purn Marciano Norman mengapresiasi upaya yang dilakukan Kemenpora yang mengirim 996 atlet ke SEA Games 2025 Thailand.
Hal itu disampaikan Marciano Norman usai menghadiri jumpa pers SEA Games 2025 di di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, 21 November 2025.
“Setelah 1997, tidak pernah jadi juara umum sampai 2011 saat kita tuan rumah setelah itu posisi kita di peringkat ke-3 dan ke-4 bergantian," buka Marciano Norman.
Baca Juga: Tundukkan Persik Kediri, Persija Catat Kemenangan Kelima Berturut-turut
"Pada tahun 2025 ini dalam kondisi Indonesia kemarin seperti yang kita rasakan bersama, Menpora RI terus bekerja keras hingga mampu mengirim atlet 996,” katanya.
“Pimpinan cabang olahraga dalam kondisi apapun sudah berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan atlet-atletnya,” sambungnya mengapresiasi anggota KONI Pusat.
Dijelaskan, dari 51 cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia akan mengikuti 48 cabor. Kemenpora bersama KONI, NOC serta CdM menargetkan posisi 3 besar klasemen akhir dengan menetapkan target 80 medali emas.
Baca Juga: Dejan Antonic Semringah Semen Padang Catat Hasil Positif di Pekan ke-13 Super League
“Harapan saya selaku Ketua Umum KONI Pusat melihat persiapan atlet kita, kita tidak turun dari peringkat 3 pada SEA Games ini,” jelasnya.
Pada SEA Games 2023 di Kamboja, juaranya adalah Vietnam dengan 136 emas, 105 perak dan 114 perunggu, dan Runner-up Thailand dengan 108 emas, 96 perak dan 108 perunggu.
Indonesia di peringkat ketiga dengan 87 emas, 80 perak, 109 perunggu. Dua di bawah Indonesia adalah tuan rumah Kamboja dengan 81 emas, 74 perak dan 127 perunggu dan Filipina dengan 58 emas, 86 perak dan 116 perunggu.
Baca Juga: Indonesia Kirim 996 Atlet ke SEA Games Thailand 2025, Menpora Erick Thohir Targetkan 80 Medali Emas
Guna mendongkrak peringkat, Marciano berharap pada cabang olahraga dengan nomor pertandingan banyak, agar menampilkan performa maksimal, seperti atletik, renang, gimnastik, dan menembak.
SEA Games Thailand 2025 yang diselenggarakan pada 9-20 Desember menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga kesinambungan pembinaan prestasi menuju puncak pretasi menuju Olimpiade 2028.
Artikel Terkait
Ketum KONI di UNP: Perguruan Tinggi Jadi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi
Marciano Dorong KONI Sumbar Bangkitkan Prestasi Olahraga Menuju PON XXII/2028 NTT-NTB
Ekspor Industri Alat Olahraga Naik 24,7 Persen, KONI Respon Positif
Sujarwanto Nahkodai KONI Jateng, Wagub Pesan Begini