Prestasi Berbuah Pangkat, Atlet TNI SEA Games 2025 Dapat Bonus Ganda dari Negara

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 8 Januari 2026 | 20:54 WIB
Lifter Indonesia Rizky Juniansyah yang merupakan perwira TNI, mendapatkan bonus ganda, kenaikan pangkat usai mempersembahkan medali emas dan dua Rekor Dunia SEA Games 2025 Thailand. (Sekretariat Presiden)
Lifter Indonesia Rizky Juniansyah yang merupakan perwira TNI, mendapatkan bonus ganda, kenaikan pangkat usai mempersembahkan medali emas dan dua Rekor Dunia SEA Games 2025 Thailand. (Sekretariat Presiden)

SportlinkNews - Bonus ganda diberikan kepada atlet Indonesia peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand yang berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bukan hanya finansial yang bernilai fantastik, tetapi juga kenaikan pangkat. 

Bonus tambahan tersebut disampaikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto saat penyerahan bonus SEA Games di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Di hadapan ratusan atlet, Prabowo mengungkapkan bahwa prestasi luar biasa layak dibalas dengan penghargaan yang tidak biasa.

Baca Juga: Melaju ke Babak Kedua Malaysia Open 2026, Jonatan Christie Dapat Suntikan Kepercayaan Diri

Salah satu sorotan utama tertuju pada lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah. Atlet angkat besi yang meraih medali emas di kelas 79 kilogram putra tidak hanya membawa pulang bonus Rp1 miliar, tetapi juga kenaikan pangkat dua tingkat.

Dari sebelumnya berpangkat Letnan Dua, Rizki kini resmi menyandang pangkat Kapten.

Ia dinilai telah mengangkat kehormatan bangsa Indonesia di kancah dunia, karena tidak hanya meraih emas, tetapi juga sukses memecahkan dua Rekor Dunia, di angkatan clean and jerk 205kg dan total angkatan 365kg. 

Baca Juga: Arsenal vs Liverpool: Hugo Ekitike Masih Belum Pasti, Kai Havertz Siap Bermain

"Ada atlet kita yang memecahkan rekor dunia, saudara Rizki Juniansyah. Waktu Olimpiade mendapat emas, beliau direkrut ke TNI dengan pangkat Letnan Dua. Di SEA Games ini, dia kembali meraih emas dan memecahkan rekor dunia," ujar Prabowo.

Presiden menambahkan, Panglima TNI melaporkan langsung keputusan kenaikan pangkat tersebut. Pernyataan itu sontak disambut tepuk tangan meriah dari para atlet yang memadati ruang acara.

Tak hanya dari cabang angkat besi, apresiasi serupa juga diberikan kepada atlet berkuda peraih emas nomor eventing yang berasal dari TNI.

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Dijuluki ‘Casey Stoner 2.0’ Menjelang Debut MotoGP 2026

Prabowo mengungkapkan kisah perjuangan salah satu atlet yang tetap bertanding meski mengalami cedera serius jelang perlombaan.

"Saya mendapat laporan, atlet ini beberapa hari sebelumnya mengalami kecelakaan, kena tendangan kuda hingga tulang rusuknya fraktur," tutur Prabowo.

Meski dalam kondisi menahan sakit, atlet tersebut tetap turun bertanding hingga garis finis. Bahkan, setelah menyelesaikan lomba, ia dilaporkan langsung pingsan akibat menahan rasa sakit.

Baca Juga: Liverpool Jalin Kemitraan dengan Tommy Hilfiger, Kolaborasi Apik Pertama di Dunia Sepak Bola

"Dia bertanding sambil memegang tulang rusuknya, tidak mau menyerah. Masuk finis langsung pingsan. Ini semangat yang patut kita hargai," ucap Prabowo.

Sebagai bentuk penghormatan atas mental juang tersebut, Presiden menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI yang memberikan kesempatan kepada atlet berkuda itu untuk langsung mengikuti pendidikan perwira. 

Selain itu, Prabowo juga mengumumkan bahwa tiga atlet berkuda nomor eventing dari TNI mendapatkan apresiasi serupa berupa kenaikan status menjadi perwira.

Baca Juga: Fulham 2 Chelsea 1: Liam Rosenior Menghadapi Tugas Berat

Menutup arahannya, Prabowo kembali mengingatkan para atlet agar memanfaatkan bonus yang diterima secara bijak. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar hadiah, melainkan bekal masa depan.

"Saya titip, tabung bonus ini untuk masa depan. Terus tingkatkan prestasi, karena tantangan ke depan lebih besar," pesannya.

Pesan tersebut diamini Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. 

Baca Juga: Momen Istimewa Ze Valente Catat 100 Penampilan di Liga Indonesia

Ia menjelaskan bahwa pemerintah kini bersiap melanjutkan agenda pembinaan prestasi, termasuk melepas atlet paralimpik untuk ASEAN Para Games pada 20 Januari mendatang.

Serta mempersiapkan kontingen Indonesia menuju Asian Games, Asian Para Games, dan Youth Olympic Games 2026.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X