SportlinkNews - Pemerintah mulai mematangkan proyek besar pembangunan pusat olahraga nasional di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kawasan yang digagas sebagai Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Pelatihan Tim Nasional itu ditargetkan menjadi pusat pembinaan atlet elite Indonesia sekaligus rampung pada awal 2029.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyebut proyek tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 500 hektare dengan total anggaran yang diperkirakan mencapai Rp5 triliun selama tiga tahun pengerjaan.
Baca Juga: PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League
Sekretaris Kemenpora, Gunawan Suswantoro, mengatakan saat ini pemerintah masih fokus pada tahap sinkronisasi perencanaan lintas kementerian dan lembaga sebelum pembangunan fisik dimulai pada 2027.
"Tahun ini fokus ke perencanaan agar semuanya tertib. Kemudian pembangunannya pada 2027-2028 dan kemungkinan awal 2029 sudah lengkap semua," ujar Gunawan di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin, 18 Mei 2026.
Kawasan sport center nasional itu nantinya tidak hanya menjadi lokasi latihan atlet, tetapi juga dirancang sebagai pusat pembinaan olahraga terpadu dengan fasilitas pendidikan, penelitian, hingga asrama atlet.
Baca Juga: Final Timur NBA 2026: Konsistensi Knicks Ditantang Kebangkitan Cavaliers
Pemerintah bahkan menyiapkan sekolah khusus atlet mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA sebagai bagian dari sistem pembinaan jangka panjang menuju prestasi dunia.
"Tujuannya untuk melatih atlet-atlet yang memang terpilih menjadi atlet tingkat dunia," kata Gunawan.
Sebanyak 21 cabang olahraga unggulan nasional akan dibina di kawasan tersebut. Fasilitas yang disiapkan mencakup arena akuatik, atletik, bulu tangkis, panjat tebing, sepak bola, bela diri, hingga dayung dengan standar internasional.
Baca Juga: Tampil Impresif di Man United, Luke Shaw Didorong Tembus Skuad Inggris
Selain venue pertandingan dan latihan, kawasan ini juga akan memiliki fasilitas riset olahraga untuk mendukung pengembangan performa atlet nasional.
"Sekolah dan venue olahraga semuanya lengkap, bahkan untuk penelitian olahraga," imbuh Gunawan.
Ia menambahkan, para atlet yang nantinya masuk ke akademi olahraga nasional akan berasal dari seluruh Indonesia melalui proses seleksi berbasis potensi dan prestasi.
Baca Juga: I.League Berencana Gelar Piala Indonesia Musim Depan
Menariknya, lokasi pembangunan di kawasan Candali-Cimulang, Kecamatan Rancabungur, disebut dipilih langsung oleh Prabowo Subianto.
Sementara itu, Rudy Susmanto menyebut kawasan sport center tersebut akan menjadi salah satu pusat olahraga terbesar yang pernah dibangun pemerintah pusat di Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, total kawasan yang disiapkan mencapai sekitar 750 hektare.
Baca Juga: Fokus Fondasi Jangka Panjang, John Herdman Pilih Abaikan Pilar Senior Timnas Indonesia
Dari jumlah tersebut, 500 hektare akan digunakan Kemenpora untuk pusat olahraga nasional, sedangkan 250 hektare lainnya diperuntukkan bagi pengembangan kawasan Komando Pasukan Khusus dan pembangunan universitas.
"Selain sport center, di dalamnya juga ada SD, SMP, SMA, dan universitas yang akan dibangun," ujar Rudy.
Ia menilai proyek strategis nasional itu akan membawa dampak besar terhadap percepatan pembangunan wilayah Bogor bagian barat, terutama pada sektor infrastruktur jalan dan layanan publik.
Baca Juga: Final Timur NBA 2026: Konsistensi Knicks Ditantang Kebangkitan Cavaliers
Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini juga mulai menyinkronkan pembangunan sejumlah akses utama menuju kawasan tersebut, termasuk jalur Bojonggede-Kemang, flyover Bomang, hingga akses Rancabungur-Leuwiliang.
Artikel Terkait
Erick Ultimatum Dualisme Cabor, Kemenpora Siap Ambil Alih Konsolidasi
Peluang Masih Terbuka! Kemenpora Perpanjang Pendaftaran Deputi Industri Olahraga
Survei April 2026: Kemenpora Masuk Lima Besar Kinerja Terbaik
Kemenpora Buka Pendaftaran Pelatihan Tenaga Olahraga Nasional, Ini Caranya
Kemenpora Luncurkan Program BERDAYA, Fokus Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas