SportlinkNews - Pentathlon, yang terdiri dari olahraga lari sepanjang stadion, lompat, lempar tombak, lempar cakram, dan gulat diperkenalkan untuk pertama kalinya pada Olimpiade ke-18 pada tahun 708 SM.
Pentathlon dianggap memegang posisi unik yang penting dalam Olimpiade tersebut. Dia dianggap sebagai klimaks, dengan pemenangnya diberi peringkat sebagai “Victor Ludorum”.
Kekaguman terhadap Pentathlon Kuno juga dimiliki oleh pendiri Olimpiade Modern, Baron Pierre de Coubertin dan sejak tahun 1909 ia mencoba agar Pentathlon dimasukkan kembali ke dalam program Olimpiade.
Baca Juga: Menpora Dito Lepas Kontingen Pentathlon Indonesia ke Korea Selatan dan Thailand
Momen Pentathlon terjadi dua tahun kemudian pada sesi ke-14 Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Budapest Hongaria ketika IOC menerima kompetisi tersebut.
Pentathlon modern diperkenalkan pada Olimpiade ke-5 di Stockholm Swedia tahun 1912, yang terdiri dari olahraga kontemporer meliputi menembak pistol, anggar, berenang, berkuda, dan lari.
Baca Juga: Modern Pentathlon Indonesia Punya Masa Depan Cerah, SEA Games Sudah Terbukti
De Coubertin berkeyakinan bahwa Pentathlon “menguji kualitas moral seseorang serta sumber daya fisik dan keterampilannya, sehingga menghasilkan atlet yang ideal dan lengkap”.
Olahraga baru ini diadopsi secara antusias dengan tuntutan yang melekat pada keberanian, koordinasi, kebugaran fisik, disiplin diri dan fleksibilitas dalam keadaan yang terus berubah.
Seorang Letnan muda Amerika, yang kemudian menjadi Jenderal Perang Dunia II yang terkenal, George S. Patton, menempati posisi kelima dalam kompetisi Pentathlon Olimpiade Modern yang pertama.
Baca Juga: Jabar Bermunajat untuk Hattrick Juara Umum PON 2024
Perpaduan keterampilan fisik dan mental yang dituntut dalam Pentathlon juga berarti bahwa para atlet telah mampu berkompetisi di tiga atau empat Olimpiade.
Hal ini karena waktu berlari dan berenang diperkirakan akan menurun seiring bertambahnya usia, namun pengalaman dan keterampilan dalam disiplin teknis sering kali meningkat.
Artikel Terkait
MotoGP Amerika Siap Digelar di Sirkuit Austin Texas
Timnas U-18 Putri Jadwalkan Uji Coba Sebelum Tanding di SEABA U-18 di Thailand
Fan Fest EURO 2024 Digoyang Ed Sheeran, Nelly Furtado, Mark Forster dan Dylan
Bukan Megawati, Tapi Giovanna dan Red Sparks yang Dapat Penghargaan