SportlinkNews - Barangkali Anda pernah melihat video viral menampilkan aksi dua orang saling menendang bola di lapangan seukuran meja pingpong.
Kedua pemain berusaha menempatkan bola tersebut ke bagian yang tidak bisa dijangkau lawan untuk mendapatkan poin, persis seperti permainan pingpong.
Nah, itulah salah satu cabang olahraga yang baru saja diperkenalkan di Indonesia bertepatan dengan Asian Games di Indonesia tahun 2018.
Baca Juga: Pelatih Timnas Indra Sjafri Pamer Foto Bareng Pemain Naturalisasi Bidikannya
Namanya Teqball. Teqball adalah cabang olahraga berbasis sepak bola, dimainkan di atas meja khusus melengkung (meja Teq).
Gaya bertandingnya mirip-mirip sepak takraw. Olahraga ini sangat menuntut keterampilan teknis, konsentrasi, serta stamina pemainnya.
Olahraga Teqball diciptakan di Hungaria pada tahun 2012. Cabang olahraga permainan ini dapat dimainkan antara dua pemain (tunggal) atau empat pemain (ganda), terlepas dari perbedaan gender.
Baca Juga: Thailand Open 2024: Pemain Indonesia Beradaptasi dengan Angin di Stadion Nimibutr
Olahraga Teqball mengikuti format penilaian berbasis poin dan dapat dimainkan di berbagai situasi baik di alam terbuka atau di dalam ruangan.
Dalam Teqball, memungkinkan pemain melakukan maksimal tiga kali operan ataupun gerakan mengecoh sebelum mengembalikan bola ke lawan.
Di Indonesia, cabang olahraga ini sudah memiliki wadah yang disebut Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (POTSI) yang diketuai Jovinus Carolus Legawa.
Baca Juga: Kelar MotoGP Prancis, Tim Repsol Honda ke Mugello untuk Pengujian Sebelum Balap di Barcelona
"Mulai dipertandingkan secara rutin pada kejuaraan serial sampai dengan kejuaraan dunia tahun 2017 sampai 2024 dibawah Federation International De Teqball," ujarnya.
Jovinus mengatakan, olahraga teqball di Tanah Air secara resmi diperkenalkan tahun 2018, saat menjadi cabang olahraga demo sport yang dipertandingkan saat Asian Games di Jakarta.
Artikel Terkait
Rekomendasi 7 Olahraga untuk Menjaga Kesehatan Paru-Paru yang Mudah Dilakukan
Perbedaan antara Sepatu Sepak Bola dan Sepatu Futsal yang Perlu Diketahui agar Tak Tertukar
Dihajar KO Berdarah-darah oleh Vasyl Lomachenko, George Kambosos: Saya Belum Mati
10 Pemain Termahal Timnas Indonesia, Nomor 4 Pemain Belakang Bukan Marselino