SportlinkNews - Akhir pekan ini Kerajaan Monaco di Eropa bakal diramaikan oleh pesta balap Formula 1 Grand Prix Monaco.
Para fans F1 bakal disuguhkan pertarungan yang ketat antara pembalap F1. Sanggupkah Max Verstappen mempertahankan mahkotanya di Monaco?
Sanggupkah Charles Leclerc sebagai pembalap tuan rumah menunjukkan performa terbaiknya bagi Scuderia Ferrari?
Baca Juga: Naik Podium di Imola, Pembalap F1 Charles Leclerc Merasa Senang dengan Peningkatan Ferrari
Atau sanggupkah Lewis Hamilton memecahkan lap rekornya sendiri di trek jalanan Monaco yang sempit?
Semuanya bisa saja terjadi, karena balapan bukan hanya hitung-hitungan mutlak tapi juga ada peran keberuntungan di sana.
Namun sebelum melangkah jauh, untuk balap Monaco ini pemasok ban resmi F1 Pirelli akan menyiapkan kompon C3, C4 dan C5 ke GP Monte Carlo.
Pilihan ini tidak jauh berbeda dengan yang digunakan oleh tim terakhir kali di Emilia Romagna.
Pembalap akan mendapatkan dua set ban hard (bertanda putih), tiga set ban medium (bertanda kuning), dan delapan set ban soft (bertanda merah), serta ban intermediate berwarna hijau dan full wets berwarna biru.
“Di Monaco, ban mengalami tekanan paling rendah sepanjang musim," buka ujar Pirelli dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Balap Formula 2 dan Formula 3 Kembali Mengaspal Tahun 2025, Ini Jadwalnya...
"Karena kecepatan rata-rata di trek sepanjang 3,337 kilometer sangat lambat dengan beberapa tikungan dilakukan dengan kecepatan kurang dari 50 km/jam."
"Sementara mobil hanya berada pada kecepatan kurang dari 50 km/jam. Throttle penuh untuk 30% putaran,” tambah laporan tersebut.
Artikel Terkait
Ini Konsumsi Pantangan bagi Petinju, Jika Dilanggar Risiko Tanggung Sendiri
Test Rider Yamaha Cal Crutchlow Gagal Balap sebagai Wildcard di Italia, Ini Biang Keroknya
Hadapi Momentum Krusial Hangtuah Terus Berbenah Demi Melaju ke Babak Playoff
Lantik Pengurus Besar PPKORI, Ketum KONI Pusat: Sport Science Tidak Bisa Dipisahkan dari PPKORI