Cabor Atletik Sumbang Tiga Medali untuk Indonesia di ASEAN Schools Games 2024

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Selasa, 4 Juni 2024 | 17:07 WIB
Cabor Atletik ASEAN School Games 2024 sumbang medali untuk Indonesia (Putra/Kemenpora)
Cabor Atletik ASEAN School Games 2024 sumbang medali untuk Indonesia (Putra/Kemenpora)

SportlinkNews - Tim atletik Indonesia berhasil menyumbangkan tiga medali, satu perak dan dua perunggu, di ASEAN Schools Games (ASG) 2024 yang digelar di Da Nang Athletes Training Center, Vietnam, (3/6).

Medali perak diraih Novi Luthfi Afifah di nomor lompat tinggi putri. Atlet asal SKO SMAN 1 Grobogan ini mencatatkan lompatan 1,50 meter.

Medali emas direbut atlet tuan rumah Vietnam Duong Thi Thao yang menorehkan catatan 1,74 meter.

Baca Juga: Dulang Medali Emas Pertama, Arya Pecahkan Rekor ASEAN Schools Games

Untuk medali perunggu disumbangkan oleh Asfari dari nomor lari 800 meter putra. Atlet asal PPOP DKI Jakarta ini mencatatkan waktu 1:56.78 yang merupakan personal best.

Pelari tuan rumah Vietnam mendominasi nomor ini atas nama Duong Phu Toan dengan catatan waktu 1:55:44 sebagai peraih emas dan Luong Binh Duong yang meraih perak.

Sementara medali ketiga atletik Indonesia disumbangkan Rizky Fahmi nomor 3.000 meter putra. Atlet asal PASI Malang ini mencatatkan waktu 9:31.00.

Baca Juga: Shin Tae-yong Prediksi 4 Tim yang Lolos Semifinal ASEAN Cup 2024, Timnas Indonesia Sudah Pasti

Untuk nomor ini pelari Vietnam mendominasi yaitu Nguyen Le Hoang Vu yang meraih emas dengan waktu 9:29:65 dan Nguyen Hoang Thinh yang mendapat perak dengan torehan 9:30:41.

“Kita sudah sesuai target untuk Asfari dan Rizky Fahmi mendapat perunggu masing-masing di nomor 800 meter dan 3.000 meter," ujar Manajer Atletik Kontingen Indonesia di ASG 2024, Suryo Agung Wibowo.

"Yang menarik adalah Novi yang bisa mendapat perak. Alhamdulillah kita total hari ini kita satu perak dan dua perunggu,” jelas Suryo.

Baca Juga: Pemain Asing James Dickey III Tunjukkan Kinerja Positif Bagi Pelita Jaya

Diakui pada hari pertama Indonesia kehilangan target medali emas yaitu di nomor tolak peluru putra. Menurut Suryo hal ini dikarenakan adanya peningkatan prestasi dari negara-negara pesaing.

“Bahkan Singapura pun bisa lempar 17 meter, itu di luar ekspektasi kita. Nah itu menjadi evaluasi kita ke depannya untuk lebih aware lagi terkait dengan data-data yang kita dapat,” urainya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: kemenpora

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Model Terpanas Ivana Knoll Jebol gawang Inggris

Kamis, 4 Juni 2026 | 08:02 WIB
X