SportlinkNews - Defile Tim Indonesia di closing ceremony Olimpiade Paris 2024 berjumlah 15 orang. Dua di antaranya adalah peraih medali emas.
Adalah Veddriq Leonardo dari cabang panjat tebing dan Rizki Juniansyah dari angkat besi memakai jaket dan celana khusus yang dirancang desainer kenamaan, Didit Hediprasetyo untuk sang juara.
Lifter berjuluk "hulk", Rizki sekaligus menjadi pembawa bendera Tim Indonesia di closing ceremony kali ini.
Baca Juga: Nurul Akmal Finis Urutan Ke-12 di Olimpiade Paris 2024
Ikut dalam rombongan defile adalah atlet angkat besi yang turun di kelas +81kg Nurul Akmal serta tiga atlet panjat tebing lainnya, Rahmad Adi Mulyono, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabilla.
Selain itu, ada juga pelatih panjat tebing, Triyanto Budi Santosa, pelatih angkat besi Triyatno, Rusli dan Bayu Baskoro.
Ada juga dokter Tim Indonesia, Shopia Hage dan Andhika Raspati serta Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI) Yenny Wahid serta dua perwakilan Tim Chef de Mission (CdM) Arkan Lukman dan Zaenal Asikin.
Baca Juga: Mengapa Celana Pendek Menjadi Bagian Terbaik dari Perlengkapan Sepak Bola Olimpiade 2024
"Closing ceremony ini menjadi sangat menegsankan karena pertama, atlet yang mendapatkan medali emas ikut satu defile. Ini sesuatu yang spesial bagi mereka bisa tampil di defile dengan bermodalkan medali emas yang mereka raih di Olimpiade Paris 2024," kata Anindya Bakrie, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia.
Upacara penutupan Olimpiade Paris 2024 disebut bakal menyajikan kenangan yang tak terlupakan yang dirancang oleh Thomas Jolly dan tim.
"Sebuah kehormatan kami bisa kembali lagi di stadion nasional Stade de France. Kita semua akan merayakan keberhasilan para atlet bersama dengan seluruh dunia dalam cara yang sangat indah," kata Tony Estanguet, Ketua Pelakssana Paris 2024.
Baca Juga: Latihan Tidak Selalu Menghasilkan Kesempurnaan, Itulah Mengapa Anda Tidak Ikut Olimpiade
Upacara penutupan Olimpiade ini akan ditandai dengan keberanian, persaudaraan, dan emosi.
Berlokasi di Stade de France, para atlet dari seluruh dunia akan mewakili negara mereka untuk terakhir kalinya dalam momen perayaan menyambut sang juara sekaligus menatap Los Angeles yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2028.
Artikel Terkait
Arsenal 2-0 Lyon: Penguasaan Bola Mati Membawa The Gunners Meraih Piala Emirates
Mengapa Celana Pendek Menjadi Bagian Terbaik dari Perlengkapan Sepak Bola Olimpiade 2024
Kepergian Julian Alvarez ke Atletico Madrid Picu Gejolak di Ruang Ganti Real Madrid
Sergi Roberto Tinggalkan Barcelona, Fiorentina dan Ajax Siap Tampung
Jay Idzes Cetak Gol Perdana di Coppa Italia, Venezia Tetap Tersingkir