SportlinkNews - PON XXI Aceh-Sumut 2024 belum lama berakhir. Selanjutnya, tuan rumah PON XXII 2028 adalah NTB-NTT. Terkait hal itu Ketua KONI NTB menyambangi KONI Pusat.
Kedatangan Ketua KONI NTB Mori Hanafi untuk melakukan audiensi dengan Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn. Marciano Norman di kantor KONI Pusat, Jakarta, (4/10).
Ketum KONI Pusat mengapresiasi semangat NTB untuk mempersiapkan PON XXII/2028.
Baca Juga: Adidas Tawarkan Kontrak 10 Tahun untuk Brasil dalam Perang Wilayah dengan Nike
Dalam melakukan persiapan, Ketum KONI Pusat berpesan agar setiap tahun di isi dengan tahapan yang baik dan meyakinkan.
Pemerintah Pusat juga berhak diyakinkan terkait persiapan yang berjalan sesuai rencana.
Kemungkinan yang paling ekstrem ketika persiapan tidak berjalan baik, adalah pemindahan tuan rumah.
Baca Juga: MotoGP Indonesia Bawa Berkah Bagi UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp1 Miliar
“Tahapan itu harus kita kerjakan, tahapan pertama pada tahun 2024-2025 misalnya masterplan harus sudah ada,” kata Marciano.
Salah satu yang menjadi atensi dari Ketum KONI Pusat adalah venue. Salah satu syarat wajibnya memiliki 30% venue standar internasional/nasional.
Ketum KONI Pusat mengarahkan agar tuan rumah kembali melakukan inventaris venue yang ada. Prinsipnya, venue yang sudah ada harus dimanfaatkan, prioritasnya untuk renovasi.
Baca Juga: Porsche Sumbangkan Rp15,6 Miliar untuk Membantu Anak-anak yang Sakit Parah Melalui Balap Le Mans 24H
Bersamaan dengan itu, dapat dilakukan kesepakatan antar kedua tuan rumah terkait cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Cabor yang akan dipertandingkan di NTB dan NTT, saya persilakan kedua Ketum KONI Provinsi tuan rumah untuk berunding, dan jumlah cabang olahraga jangan terlalu banyak,” tegas Marciano.
Artikel Terkait
Beri Pembekalan, Ketum KONI Pusat Tegaskan Jajarannya Harus Siap Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut 2024
Ketua Umum KONI Pusat: PON Dapat Melahirkan Atlet Berbakat untuk Memperkuat Tim Nasional
Ketum KONI Pusat: PON XXI Upaya Mempersiapkan Atlet Lapis Kedua dan Ketiga untuk Event Internasional
KONI Pusat, Yayasan Inspire Academy dan KNVB Gelar Clinic World Coaches