Kibarkan Bendera PGSI Jakarta, Heru Pujihartono Sebut 6 Poin Penting

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 7 November 2024 | 17:13 WIB
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia DKI Jakarta periode 2024-2028, Heru Pujihartono kibarkan bendera PGSI.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia DKI Jakarta periode 2024-2028, Heru Pujihartono kibarkan bendera PGSI.

 

Sportlinknews - Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia DKI Jakarta periode 2024-2028, Heru Pujihartono, menyebut ada 6 poin penting yang dihadapi kepengurusannya.

Kendati demikian dia optimistis, dengan kerja sama yang padu, pengurus yang solid, berbagai tantangan akan dihadapi dengan baik.

"Semua program bisa berhasil kita jalankan," ujar Heru Pujihartono, Kamis (7/11/2024). Ia kemudian mengibarkan bendera PGSI DKI Jakarta.

Baca Juga: Cabang Olahraga Angkat Besi Bidik Dua Medali Emas di Olimpiade Los Angeles 2028

Heru, pemilik perusahaan katering Nendia Primarasa, yang juga Sekretaris Dewan Penasihat (Wanhat) PWI Jaya, mengutarakan hal itu dalam pernyataan pertamanya setelah ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta 2024-2028 pada Musprov PGSI DKI Jakarta di Hotel Amaris, Pancoran, Jaksel.

Di hadapan puluhan peserta Musprov, Heru menegaskan enam poin penting yang terangkum dalam visi, misi dan target yang dikejar.

Pertama, meningkatkan prestasi sekaligus peran pegulat Jakarta di tim nasional, sehingga memberi kontribusi lebih dalam penampilannya di pentas regiona dan internasional.

Baca Juga: Heru Pujihartono Tak Asing dalam Pergulatan Jakarta

"Ke depannya, pegulat Jakarta harus lebih go international," tegasnya.

Kedua, meningkatkan kerja sama dengan berbagai instansi terkait, terutama PP PGSI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, dan KONI Provinsi DKI Jakarta.

Ketiga, meningkatkan pembinaan di berbagai lini kekuatan, bekerja sama dengan Pengkot dan Pengkab PGSI se-DKI Jakarta.

Baca Juga: Donald Trump Kirim Gelombang Kejut Lewat Olahraga, Satu Negara Dilarang Ke Piala Dunia 2026

"Insya Allah pada PON XXII tahun 2028 di NTB kita bisa memperoleh lebih banyak medali emas," ujarnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Model Terpanas Ivana Knoll Jebol gawang Inggris

Kamis, 4 Juni 2026 | 08:02 WIB
X