SportlinkNews - Pembalap Dacia Sebastien Loeb terpaksa mundur dari Reli Dakar 2025 setelah mengalami insiden terguling, Selasa (7/1). FIA menilai mobil yang dikendarai Loeb terlalu rusak untuk melanjutkan balapan.
Dacia Sandrider milik Sebastien Loeb terbalik di awal etape ketiga antara Bisha dan Al Henakiyah dan hancur berantakan meninggalkan potongan-potongan bodi mobil yang berserakan di pasir.
Pembalap Prancis itu dapat menyelesaikan beberapa perbaikan cepat dan tiba di bivak pada pengujung hari, meski setelah kehilangan waktu hampir satu jam.
Baca Juga: Bank Mandiri Resmi Jadi Mitra Utama IBL 2025, Siapkan Akses Mudah Tiket IBL
FIA tiba di kamp Dacia di kemudian hari untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mobilnya.
Badan regulasi ingin memastikan bahwa setiap deformasi pada struktur berada dalam batas yang ditetapkan dan Loeb dan co-driver-nya Fabian Lurquin akan aman di dalam kabin jika terjadi insiden berulang.
Setelah peninjauan, disimpulkan bahwa kerusakan yang dialami mobil terlalu parah bagi mereka untuk melanjutkan, sehingga memaksa mereka keluar lebih awal dari reli tersebut.
Baca Juga: Gunakan Sistem Home and Away, Ini Lokasi Home Arena 14 Kontestan IBL GoPay 2025
Pensiunnya Loeb dari Reli Dakar 2025 menyusul mundurnya juara bertahan Carlos Sainz Sr setelah Ford Raptor miliknya juga mengalami kerusakan roll cage setelah terguling di etape 2 yang berlangsung selama 48 jam.
Sementara itu pembalap Spanyol Laia Sanz juga harus keluar dari Reli Dakar karena alasan keselamatan setelah salah satu palang pada roll cage Century CR6-T miliknya bergeser 2 mm dalam sebuah kecelakaan pada hari Sabtu.
Hal itu mengakhiri rentetan finisnya yang diklasifikasikan di Dakar sejak penampilan pertamanya di kategori sepeda motor pada tahun 2011.
Baca Juga: Persija Datangkan Bek Brasil Pablo Andrade Perkuat Skuad Macan Kemayoran
Sejauh ini, pembalap Toyota Henk Lategan unggul tipis 7m 17s atas rekan setim Loeb, Nasser Al-Attiyah, menuju tahap keempat pada hari Rabu, melalui jalur sepanjang 415 km antara Al Henakiyah dan Al-Ula.
Al-Attiyah, pemenang Dakar lima kali, kini menjadi pesaing terakhir Dacia dalam reli tersebut, setelah Cristina Gutierrez mengundurkan diri dari etape 2 karena rak kemudinya patah.
Artikel Terkait
FIFA Gandeng BEYOND Hospitality untuk FIFA Club World Cup 2025: Format Baru, Pengalaman Istimewa
Toyota Ungguli Ford dan Dacia di Pembukaan Reli Dakar 2025
Reli Dakar 2025 Mulai Makan Korban, Pembalap Senior Carlos Sainz Terguling Hebat
Sebastien Loeb Alami Kecelakaan, Mobilnya Terguling Parah di Etape 3 Reli Dakar