Sportlinknews - Pink Spiders menghentikan rekor 13 kemenangan beruntun Red Sparks. Tapi, Ratu Voli Korea Selatan, Selatan, Kim Yeon Koung, menyebut Megawati Hangestri bikin repot.
Berlaga di kandang sendiri, Red Sparks harus bermain lima gim, Kamis (30/1). Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya harus mengakui ketangguhan tim Pink Spiders dengan skor 3-2 (21-25, 28-26, 25-15, 15-25, 15-9).
Tapi Megawati tetap tampil gemilang untuk Red Sparks pada laga di Chungmu Gymnasium, Daejeon. Atlet timnas voli putri Indonesia itu mengoleksi 31 poin dan menjadi pengumpul poin terbanyak dalam laga tersebut.
Baca Juga: Red Sparks Dijegal Pink Spiders, Megawati Sumbang 31 Poin
Megawati pun kukuh di peringkat ketiga dalam daftar top skor liga voli korea dengan 590 poin, berada di bawah Victoria Danchak (624 poin) dan Gyselle Silva (613).
Ratu Voli Korea yang memperkuat Pink Spiders mengakui kehebatan Megawati. Pemain jangkung legendaris itu menyebut Megawati merepotkannya.
"Megawati pemain hebat, Red Sparks beruntung memilikinya. Ia selalu merepotkan kami," kata Kim Yeon Koung dikutip dari The Joong Ang.
Baca Juga: Pacar baru Trent Alexander-Arnold, Estelle Behnke Pamer Kaki Panjang
Kim Yeon-kyung mencetak 18 poin, termasuk satu servis dan satu blok. Kim Yeon-kyung berkata setelah pertandingan, “Itu bukan pertandingan yang mudah. Kami kehilangan momentum di set kedua, tetapi kami mampu membalikkan keadaan di set keempat saat kami tertinggal. Senang sekali menang di kandang lawan."
Ia telah menunjukkan staminanya yang kuat yang tidak sesuai dengan usianya yang sudah 37 tahun, terutama karena ia telah menjadi starter dalam semua 24 pertandingan musim ini.
Pink Spiders harus susah payah untuk meredam permainan Red Sparks, yang mengincar 14 kemenangan beruntun. Megawati juga tampil luar biasa dengan meraih 31 poin di laga tersebut.
Baca Juga: Unai Emery: Kepergian Jhon Duran ke Al Nassr Menjadi Keuntungan Besar bagi Aston Villa
Namun, Red Sparks gagal menembus pertahanan Pink Spiders di dua set terakhir. Red Sparks akhirnya kalah dalam pertandingan lima set 21-25, 28-26, 25-15, 15-25, dan 9-15.
"Pada awal putaran keempat, kami tidak stabil. Kami terlalu stagnan saat kami bermain buruk. Kami akan menyelesaikan sisa musim reguler dengan baik. Akhir musim reguler sudah dekat, jadi saya akan melakukan yang terbaik hingga akhir," ucap Kim Yeon Koung.
Artikel Terkait
Klasemen Akhir Liga Europa: Keok di Braga, Lazio Tetap di Puncak, Roma Bisa Saja Menang Derby
FCSB 0 Manchester United 2: Setan Merah Bersiap Hadapi Lawan Sulit
Dia Talenta Teknis Terhebat yang Pernah Saya Lihat, Bintang Barcelona Memuji Lamine Yamal
Serie A: Tanggal Pertandingan Inter dan Milan yang Ditunda Diungkapkan Setelah Undian Liga Champions
Pacar baru Trent Alexander-Arnold, Estelle Behnke Pamer Kaki Panjang