ragam

FIG Tinjau Venue Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025 di Jakarta, Beri Apresiasi dan Catatan Perbaikan

Jumat, 4 April 2025 | 23:06 WIB
Empat perwakilan Federasi Gimnastik Internasional (FIG), didampingi Panitia Pelaksana 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships Jakarta 2025 melihat denah Indonesia Arena sebagai venue utama.

SportlinkNews - Federasi Gimnastik Internasional (FIG), Jumat, 4 April 2025, melakukan peninjauan terhadap dua venue utama yang akan digunakan untuk 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships Jakarta 2025, Oktober mendatang.

Dari peninjauan ke Indonesia Arena di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan Jakarta International Convention Centre (JICC), apresiasi positif diberikan oleh empat perwakilan FIG. Namun, mereka juga memberikan beberapa catatan perbaikan.

Empat delegasi FIG yang meninjau yakni, Donatella Sacchi dan Celine Cachemaille dari Women’s Artistic Gymnastics (WAG), serta Andrew Tombs dan Stephane Detraz dari Men’s Artistic Gymnastics (MAG).

Baca Juga: Bukan Hanya Ganda Putri, PBSI juga Rombak Ganda Campuran

Mereka ditemani oleh Ketua Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati juga meninjau akomodasi yang akan digunakan selama kejuaraan dunia berlangsung pada 19-25 Oktober 2025.

Dari hasil inspeksi di Indonesia Arena, Donatella Sacchi yang menjabat sebagai Technical Delegate WAG President FIG menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan venue ini. 

Ia menilai Indonesia Arena memiliki potensi menjadi salah satu tempat terbaik untuk penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Gimnastik.

Baca Juga: Honda HRC Catat Hasil Positif di Tengah Persaingan Ducati dan BMW di WorldSBK Portugal

"Saya lihat Indonesia Arena akan menjadi salah satu venue terbaik untuk World Championships. Kunjungan ini adalah kesempatan baik bagi kami untuk melihat perkembangan artistic gymnastics di Indonesia," ucapnya.

Tapi dia juga memberikan catatan secara teknikal, terutama untuk aspek pencahayaan (lighting) yang perlu disempurnakan. 

Pasalnya, gimnastik artistik mempertandingkan banyak alat, sehingga setiap atlet memerlukan spotlight yang optimal saat tampil.

"Ketika atlet tampil di satu alat, pencahayaan harus khusus agar fokus tetap pada atlet tersebut. Saya rasa dengan persiapan yang luar biasa seperti ini, masalah pencahayaan bisa segera diselesaikan," tambah Sacchi.

Baca Juga: LFC x Air Max: Kolaborasi Terakhir Nike dan Liverpool Sebelum ke Adidas

Sementara itu, dari peninjauan di JICC, kesiapan venue juga dinilai berjalan dengan baik sebagai venue pendukung dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia nanti.

MAG TC Presiden FIG, Andrew Tombs mengungkapkan bahwa kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan ajang ini bisa menjadi momentum besar untuk meningkatkan popularitas gimnastik di Tanah Air.

"Gymnast dari seluruh dunia akan datang ke Indonesia. Peraih medali Olimpiade dan juara dunia akan hadir, yang tentunya bisa menjadi inspirasi bagi talenta baru Indonesia," kata Andrew.

Ita Yuliati pun, menyambut baik apresiasi dari FIG serta catatan perbaikan yang diberikan. 

Baca Juga: Susunan Pemain Timnas U-17 Indonesia Vs Korea Selatan: Garuda Siapkan Serangan Balik Lawan Taeguk Warriors

Menurutnya, hasil tinjauan ini akan menjadi dasar untuk mematangkan persiapan menjelang kejuaraan yang akan diikuti oleh sekitar 600 atlet dari 70 negara.

"Alhamdulillah, persiapan kita mendapat respons positif dari FIG, tapi ada sejumlah catatan yang perlu kita tindak lanjuti, termasuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah, baik Kemenpora dan KemenPUPR, serta kementerian/lembaga terkait," ungkapnya.

Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara dan keempat di Asia yang dipercaya menyelenggarakan ajang prestisius ini.

Dengan mengusung tema "Move to Inspire", Kejuaraan Dunia ini diharapkan bisa menyebarkan inspirasi lebih luas lagi bukan hanya di Indonesia tetapi juga Asia Tenggara, serta Asia.  

Tags

Terkini

Model Terpanas Ivana Knoll Jebol gawang Inggris

Kamis, 4 Juni 2026 | 08:02 WIB