ragam

Menpora Dorong Terobosan Pembiayaan Perawatan PTC Karanganyar

Sabtu, 14 Februari 2026 | 22:12 WIB
Menpora, Erick Thohir mengunjungi fasilitas Paralympic Training Center (PTC) Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu, 14 Februari 2026. (KEMENPORA)

SportlinkNews - Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menginginkan adanya terobosan dalam mekanisme administrasi pembiayaan perawatan fasilitas Paralympic Training Center (PTC) Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan saat meninjau langsung fasilitas yang telah menyelesaikan pembangunan tahap pertama tersebut, Sabtu, 14 Februari 2026.

Menurutnya, keberlanjutan perawatan menjadi kunci agar fasilitas bertaraf internasional itu tetap terjaga kualitasnya.

Baca Juga: Menang Atas Medan Falcons, Bandung bjb Jaga Peluang Final Four

Ia menegaskan, kerja sama dengan pihak swasta harus dibarengi mekanisme pendanaan yang jelas agar tidak terhambat secara administratif.

PTC Indonesia yang berada di kaki Gunung Lawu, tepatnya di Desa Delingan, Karanganyar, dibangun sejak Desember 2023 dan rampung pada Desember 2024.

Kompleks ini berdiri di atas lahan seluas 80.262 meter persegi dengan total luas bangunan 34.346 meter persegi, meliputi GOR utama dan gedung asrama dua tower setinggi empat lantai yang mampu menampung 392 atlet dalam 188 kamar.

Baca Juga: Hasil Super League: Dewa United Gebuk Sepuluh Pemain PSM

Kemenpora kini telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk membuka peluang kerja sama pemanfaatan fasilitas olahraga pemerintah dengan pihak ketiga.

Erick menilai komersialisasi diperbolehkan selama hasilnya diprioritaskan untuk perawatan aset.

Ia juga memastikan Kemenpora siap membantu biaya perawatan melalui skema hibah. Harapannya, fasilitas yang disebut sebagai yang pertama dan terbaik di Asia Tenggara itu dapat terus dipertahankan kualitasnya.

Baca Juga: Persija Waspadai Laga Musafir, Dukungan The Jakmania Jadi Kunci

"Sudah banyak pemerintah membangun fasilitas olahraga tapi pas perawatan tidak lancar ini yang perlu diperhatikan, untuk itu harus ada introspeksi diri," kata Erick.

"Kemenpora juga akan membantu juga untuk biaya perawatan dengan sistem hibah. Semoga bisa berjalan dan aset yang terbaik dan pertama di Asia Tenggara ini bisa terus menjadi yang terbaik," urainya lagi.

Dalam kunjungan tersebut, Erick pun turut menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada para atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan untuk menghadapi Asian Para Games 2026.

Baca Juga: Grup Neraka dan Pertarungan Klasik Warnai UEFA Nations League 2026/27

Presiden, kata Erick, menekankan bahwa atlet dan prestasi olahraga merupakan cerminan kekuatan bangsa sekaligus duta negara di panggung internasional.

Didampingi Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun, Menpora meninjau sejumlah cabang olahraga seperti akuatik, anggar, bulutangkis, angkat berat, tenis meja, menembak, hingga boccia.

Ia juga melihat fasilitas sport science dan asrama atlet, serta menyempatkan diri berdialog dan memberi motivasi langsung.

Baca Juga: Mampukah Barcelona Bangkit Usai Dicukur Atletico Madrid? Ini Data dan Fakta Menarik

Erick memuji kelengkapan dan kecanggihan fasilitas PTC yang dinilainya berstandar internasional. Ia menegaskan pemerintah hadir memberikan dukungan setara bagi seluruh cabang olahraga, termasuk bagi atlet disabilitas.

Senny pun menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan berharap motivasi tersebut menjadi tambahan semangat bagi para atlet untuk terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Tags

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB