Dia tegaskan agar semua masukan dan kendala dalam rangka mempercepat dapat dikomunikasikan untuk mendapatkan solusi. “Jika diperlukan tenaga juga segera diatur sedemikian rupa,” ucapnya.
Muhadjir mengingatkan agar pekerjaan dilakukan dengan teliti dan memprioritaskan kualitas. “Material-material harus dijaga betul, jangan ada permainan. Kita membangun bukan hanya untuk PON XXI tapi untuk masyarakat Aceh jangka panjang,” ujar Muhadjir.
Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi kepada Menko PMK yang memberikan atensi yang luar biasa. “Saya menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Menko PMK,” ujar Marciano.
“Kami berharap PON XXI Aceh-Sumut lebih baik dari PON-PON sebelumnya, oleh karenanya dibutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama pemerintah melalui berbagai Kementerian/Lembaga,” sambungnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah yang juga ketua PB PON XXI wilayah Aceh menjelaskan ada 33 cabang olahraga yang dipertandingkan di 10 Wilayah Aceh pada PON XXI nanti.
Dia optimis pembangunan dan renovasi venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di wilayah Aceh bakal rampung pada Juli 2024.
“Ketika kita lihat progresnya dari 13 (persen) jadi 18 (persen) saya sangat optimis pertengahan Juli sudah selesai,” kata Bustami.
Bustami menyebut, saat ini proses renovasi 12 venue yang ada di Banda Aceh di atas target ditentukan oleh PUPR. Menurutnya proses pembangunan harus selesai pada Juli karena mengingat waktu uji coba dan pembukaan PON XXI yang akan digelar pada September.
"Insya Allah (selesai Juli) karena kita minta tolong kepada PUPR, karena rentang waktu untuk penyesuaian latihan, pembukaan, ini disahuti,” ujarnya.