Di kelas total, Widi harus puas dapat perak dengan raihan total angkatan 199 kg. Emas diraih oleh Maydoi Pamati An dari Filipina dengan total 239 kg dan Perunggu oleh Cristi Poblador Granados dari Kolombia dengan total 195 kg.
Baca Juga: Pelita Jaya Jakarta Mempermalukan Dewa United Banten di Kandangnya
"Tidak ada kendala, all going well as planned. Now just focus on the next last qualify next month in Tbilisi. Habis itu fokus to Paralympic," kata Widi tentang try out kali ini.
Sementara itu pelatih para-angkat berat mengapresiasi ketiga atlet yang dibawanya. "Kami mengirim tiga atlet dan meraih tiga emas di best dan tiga perak di total. Kami sangat bersyukur dan semoga ke depan lebih bagus lagi," terang Pelatih Para Powerlifting Indonesia Eko Supriyanto.
Peluang Indonesia untuk merebut tiket ke Paralimpiade Paris 2024 akan diteruskan dengan terjun di kejuaraan dunia di Georgia, bertajuk Tbilisi 2024 Para Powerlifting World Cup 20-26 Juni mendatang.
"Kami masih punya satu kesempatan lagi di world champions di Georgia. Widi saat ini ada di peringkat ketujuh, Siti peringkat sembilan, dan Sriyanti peringkat tujuh. Siti harus berjuang lebih besar lagi," ucapnya.