ragam

UAH International Super Series Didorong Masuk Kalender ITTF

Minggu, 30 Juni 2024 | 19:40 WIB
Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari apresiasi ustaz Adi Hidayat hidupkan kembali tenis meja. (noc indonesia)

SportlinkNews – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mendorong UAH International Super Series IV Bandung 2024 bisa masuk dalam kalender International Table Tennis Federation (ITTF).

“Melihat kegiatan yang sangat baik ini saya akan berusaha mendorong supaya event ini bisa masuk dalam kalender ITTF, tentu dengan pemenuhan persyaratan yang ada. Ini menjadi cikal bakal olahraga tenis meja hidup kembali di Indonesia,” kata Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari di GOR Laga Tangkas Arcamanik, Bandung, Jawa Barat.

“Kami juga akan mendengarkan masukan dari klub-klub tenis meja sebagai stakeholder terdepan untuk menyelaraskan apa yang dilakukan dengan prinsip Olympic yang mana olahraga itu harus spesifik, nyata dan dilakukan secara terus-menerus,” imbuhnya.

Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Buka Kejuaraan Tenis Meja Ustaz Adi Hidayat International Super Series IV

Okto juga mengapresiasi besar penyelenggaraan event yang diprakarsai oleh Ustad Adi Hidayat (UAH) ini. Menurutnya, UAH International Super Series dapat menjadi rapor baik bagi perkembangan tenis meja Indonesia yang sempat redup.

“Penyelenggaraan acara ini memiliki makna yang penting, selain melepas kerinduan kita terhadap prestasi tenis meja, juga ini akan menjadi bahan yang sangat baik untuk laporan kami ke ITTF,” ucap Okto.

“Semua event-event yang berpotensi mencari bakat atlet maupun wasit itu harus kita maksimalkan, dan itu jangan berhenti hanya karena tantangan di organisasi, karena selalu ada tantangan di pembinaan prestasi olahraga,“ sambungnya.

Baca Juga: Bagaimana Teknologi Mengubah Tenis Meja

Sampai saat ini, NOC Indonesia terus berkomunikasi dengan ITTF terkait persiapan regenerasi dari organisasi tenis meja di Indonesia.

Hal ini menyusul keputusan Kongres Luar Biasa Komite Olimpiade Indonesia yang mencabut PP PTMSI dari keanggotaannya di NOC Indonesia secara definitif pada 8 Maret 2024 lalu.

“Harusnya hari ini ITTF hadir bersama kami di sini, tapi sayangnya mereka harus mempersiapkan Olimpiade Paris 2024 sehingga belum jadi datang. Insya Allah nanti mereka akan ke Indonesia, agenda utamanya adalah persiapan regenerasi dari organisasi tenis meja Indonesia, sekaligus kejuaraan-kejuaraan tenis meja nasional dan internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia,” imbuh Okto.

Baca Juga: Lima Cara Tenis Meja Mengubah Sejarah Cina

Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan terima kasih atas dukungan NOC Indonesia juga Menpora Dito Ariotedjo yang telah hadir dan mendukung penuh kejuaraan tenis meja inisiasinya tersebut agar bisa masuk dalam agenda ITTF.

“Terima kasih atas dukungan Bapak Raja Sapta Oktohari dan Bapak Dito Ariotedjo, ini adalah jawaban dari doa-doa yang kita panjatkan sebelumnya dan terjawab hari ini," ucap Adi Hidayat.

Halaman:

Tags

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB