SportlinkNews - Jamaika memang babak belur di Copa America 2024 dan tidak lolos penyisihan grup di gelaran sepak bola bergengsi di wilayah Benua Amerika.
Tapi jangan sepelekan Jamaika di cabang olah raga atletik, khususnya di nomor lari 100m, karena Jamaika telah lama mendominasi nomor ini.
Bahkan, bersiaplah Anda untuk menyaksikan rekor-rekor baru yang mungkin akan terjadi di lintasan atletik Olimpiade Paris 2024 yang sebentar lagi akan bergulir.
Baca Juga: Kolaborasi Strategis EWCF dan Adidas: Membangun Jembatan Antara Atletik dan Esports di EWC 2024
Pada Jumat (28/6) di Kejuaraan Nasional Jamaika 2024 pelari Kishane Thompson meraih kemenangan fenomenal dengan catatan waktu 9,77.
Catatan waktu Thompson ini adalah yang tercepat yang terjadi pada tahun ini, dan catatan waktu 100m tercepat di dunia dalam dua tahun.
Jamaika memang terkenal karena kehebatannya di lintasan atletik, dan Thompson ingin menempatkan dirinya di antara nama-nama legendaris yang pernah ada sebelum dia.
Baca Juga: Restoran Olympic dan Paralympic Village Siapkan 3.500 Kursi untuk Para Atlet Olimpiade Paris 2024
Dia berada di jalur yang tepat untuk melakukannya, dengan catatan waktunya di final 100m putra menjadikannya sprinter Jamaika tercepat keempat dalam sejarah.
Tiga pria yang berlari 100m lebih cepat adalah tiga pelari cepat pria terhebat, yaitu Juara Olimpiade delapan kali Usain Bolt yang memiliki catatan terbaik pribadi 9,58.
Lalu ada peraih medali Olimpiade empat kali Yohan Blake (9,69) dan peraih medali emas estafet 4x100m Rio 2016 Asafa Powell (9,72).
Baca Juga: Makin Solid, Pelita Jaya Bungkam Bali United di Hadapan Pendukungnya
Kemenangan Thompson di kejurnas tersebut cukup mengesankan lantaran ini adalah kompetisi pertamanya musim ini.
Pemain berusia 22 tahun itu sprint untuk pertama kalinya sejak akhir kampanye debutnya pada September 2023, di mana ia mencatatkan waktu 9,87 di Prefontaine Classic di Oregon, AS.