Rani mendalami judo saat berusia 12 tahun. Dia berlatih di klub judo lokal di Jakarta.
Dedikasi tinggi dan bakat luar biasanya itu membuat dirinya cepat dikenal di kalangan komunitas judo.
"Kenal olahraga judo itu ya di dekat rumah. Awalnya ikut-ikut saja, bahkan tadinya itu adik lebih dulu."
Baca Juga: Rekam Jejak Perjalanan Pelita Jaya Menuju Final IBL 2024
"Terus saya fokus lebih dalam hingga akhirnya masuk PPOP Ragunan. Setelahnya masuk ke Pelatnas dan keluarga mendukung. Disitu berproses dan rutin ikut berbagai kejuaraan," jelas Rani.
Kini, Rani menatap kedepan usai Olimpiade Paris. Dia takluk dari wakil Kosovo, Distria Krasniqi di babak 16 besar.
Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang didapat setelah bertemu dengan banyak judoka hebat dari berbagai negara.
Baca Juga: Carlos Pena Minta Maaf Gagal Bawa Persija ke Final Piala Presiden 2024
"Persaingan di olimpiade itu sangat kuat. Tentu banyak evaluasi yang harus dilakukan. Utamanya adalah mental dan teknik."
"Pengalaman juga penting karena ini adalah kejuaraan yang besar. Harus berjuang lebih keras lagi dan berlatih maksimal," pungkasnya.