SportlinkNews - Kontingen Indonesia berpotensi mendulang medali emas dari Panjat tebing dan angkat besi di Olimpiade Paris 2024.
Sejauh ini Indonesia baru meraih satu medali perunggu dari cabang olahraga bulutangkis lewat Gregoria Mariska Tunjung. Sedangkan atlet lainnya sudah berguguran sejak awal.
Tapi, harapan meraih medali emas masih terbuka lewat panjat tebing dan angkat besi.Kedua cabang olahraga itu akan dipertandingkan hari ini, Rabu (7/8). Indonesia menurunkan atlet terbaiknya di kedua cabor tersebut.
Pada nomor speed putri panjat tebing, Indonesia menempatkan Rajiah Sallasabillah dan Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Kedua atlet Indonesia ini akan bertanding di perempat final. Rajiah menghadapi wakil Amerika Serikat, Emma Hunt. Sedangkan Desak Made melawan atlet Cina Deng Lijuan.
Pelatih Hendra Basir meminta Desak Made untuk rilek mengingat lawannya cukup tangguh. Atlet asal Bali itu menandaskan akan fokus dan ikuti arahan pelatih.
Baca Juga: Badan Sains Olahraga Melacak Perubahan Hormonal Atlet Wanita Terkait Menstruasi
Jika mulus mereka akan melaju ke final yang juga akan dipertandingkan hari ini.
Sementara itu, atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan bakal beraksi di kelas 61kg.
Paris 2024 menjadi Olimpiade kelima bagi Eko Yuli. Sebelumnya pria kelahiran Metro Lampung, 24 Juli 1989 mengoleksi empat medali untuk Indonesia/ Dua medali perunggu pada Olimpiade Beijing 2008 (kelas 56kg) dan Olimpiade London 2012 (kelas 62kg).
Baca Juga: Eko Yuli Irawan: Bismillah, Semoga Bisa Bawa Pulang Medali Emas
Sedangkan pada Olimpiade Rio 2016, Eko Yuli berhasil membawa medali perak kelas 62kg. Pun pada Olimpiade Tokyo 2020 di kelas 61kg.