"Training center ini mirip dengan yang ada di Korea, jauh dari pusat kota. Kita pilih arena ini karena udaranya bersih dan tidak dekat dengan pusat keramaian. Kalau di kota kan keluar dikit sudah mal. Kalau di sini akan ada aturan ketat supaya tidak gampang keluar masuk," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun masih takjub dengan mewahnya Paralympic Training Center yang diberikan Presiden Joko Widodo sepulang dari Paralimpiade 2020 Tokyo.
Baca Juga: Lamine Yamal Jenguk Ayahnya yang Nyaris Dibunuh, Polisi Amankan 3 Pelaku
"Mari kita lihat semua, kita sedang berada di area training center yang dibangun di Delingan Karanganyar. Menjadi sebuah momen sejarah luar biasa bagi NPC Indonesia. Terima kasih untuk pak presiden Jokowi," kata Senny Marbun.
"Semoga pembangunan training center ini bisa berjalan baik dan lancar sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan dan ditetapkan. Cepat jadi dan kemudian kita bisa tinggal di sini," lanjutnya.
Ada belasan cabang olahraga yang bisa menggelar latihan di Paralympic Training Center. Hanya cabang olahraga balap sepeda dan panahan yang masih harus berlatih di lokasi lain.