“Ke depan, kita tidak ingin lagi ada kekurangan fasilitas latihan. Untuk menuju Olimpiade 2028, saya optimis sekali dari segi dukungan, dokter, pelatih, dan apresiasi, olahraga Indonesia akan semakin terlihat dan berkembang,” tambahnya
Ketua Umum PB PABSI, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan telah merencanakan tiga target besar pada beberapa tahun ke belakann.
“Tiga target yang kita canangkan pada 2015 Alhamdulillah tercapai. Emas Asian Games diraih oleh Eko dan Rahmat, juara dunia juga diraih oleh keduanya,” ungkapnya.
Baca Juga: Kementerian Kominfo dan Penyelenggara Jaringan Kolaborasi Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut 2024
Lebih lanjut, Rosan melihat masa depan angkat besi Indonesia sangat cerah dengan adanya bibit-bibit muda yang luar biasa, seperti Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin yang masih sangat muda.
“Dengan pencapaian ini, angkat besi Indonesia semakin menunjukkan potensi besar di kancah internasional,” tambahnya.
Pada Olimpiade Paris 2024, Indonesia menempati peringkat ke-39 dengan meraih dua medali emas dan satu perunggu.
Baca Juga: PSS Sleman Bakal Kehilangan Kapten Tim Kim Kurniawan di Putaran Pertama Liga 1 2024/2025
Emas diraih oleh Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah, yang mengukir sejarah sebagai peraih emas Olimpiade pertama dari cabor di luar bulu tangkis, serta satu Perunggu dipersembahkan oleh Gregoria Mariska Tunjung dari bulu tangkis.