Kacamata ini dirancang dengan lensa yang lebih kecil dan profil yang lebih rendah, membuatnya lebih aerodinamis di dalam air.
Kacamata ini memberikan sedikit tekanan lebih pada area mata, namun membantu perenang untuk bergerak lebih cepat karena mengurangi hambatan air.
Namun, bagi pemula, kacamata kompetisi mungkin memerlukan waktu adaptasi karena desainnya yang lebih ketat.
Baca Juga: Update Klasemen Medali PON XXI: DKI Masih Berkuasa, Tuan Rumah Bersaing
Jenis ini lebih cocok untuk perenang yang berlatih intensif atau mengikuti perlombaan renang.
3. Kacamata Renang Terpolarisasi
Kacamata renang terpolarisasi dilengkapi dengan lensa yang dirancang untuk mengurangi silau dari pantulan sinar matahari.
Baca Juga: PON XXI Aceh-Sumut: Ajang Prestasi, Kebanggaan dan Peluang
Ini adalah pilihan terbaik bagi mereka yang suka berenang di luar ruangan, seperti di laut atau danau.
Dengan lensa terpolarisasi, mata Anda akan terlindungi dari sinar UV, sehingga mengurangi risiko kerusakan mata akibat paparan sinar matahari.
Selain itu, lensa terpolarisasi juga membantu meningkatkan visibilitas di air terbuka, membuat aktivitas renang di luar ruangan lebih aman dan nyaman.
Baca Juga: Tegas, Pertina Pecat Wasit Kontroversial di PON XXI Aceh-Sumut 2024
4. Kacamata Renang Berwarna
Kacamata renang dengan lensa berwarna tersedia dalam berbagai variasi warna, dan masing-masing warna memiliki fungsinya tersendiri.
Misalnya, lensa biru atau abu-abu membantu mengurangi silau dan cocok untuk digunakan di kolam renang terbuka atau ruangan dengan pencahayaan terang.
Baca Juga: Erick Thohir Melihat 2 Hal Positif Sepak Bola Putri
Sedangkan lensa bening atau terang lebih cocok digunakan di kolam renang indoor dengan pencahayaan rendah.