SportlinkNews - Sekjen KONI Pusat Drs Tb Lukman Djajadikusuma, MEMOS, hadir sebagai salah satu narasumber pada acara Seoul Olympic Legacy Forum 2024, di Seoul Korea Selatan.
Pada kegiatan yang dihadiri 22 negara ini, Lukman Djajadikusuma membahas kesuksesan penyelenggaraan multievent internasional Asian Games XVIII 2018 yang digelar di dua provinsi, Jakarta-Palembang.
Pada tahun 2018 Indonesia berhasil menjadi tuan rumah multievent internasional bergengsi se-Asia.
Baca Juga: Bos Inter Milan Giuseppe Marotta dan Hakan Calhanoglu Terima Mediterranean Award 2024
Tuan rumah Jakarta dan Palembang menjadi provinsi yang dinilai sangat strategis untuk penyelenggaraan Asian Games Tahun 2018.
Baik dalam kesiapan venue, akomodasi, dan transportasi. Alhasil, kedua provinsi mampu melayani 17.145 atlet dari 45 negara yang berlaga 40 cabang olahraga.
“Asian Games XVIII tahun 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang merupakan kebanggaan Indonesia," ujar Lukman, Rabu (23/10).
"Multievent tersebut sangat pantas dijadikan rujukan untuk menyelenggarakan kejuaraan dengan tuan rumah lebih dari satu daerah."
"Semangat persatuan dan kolaborasi, disertai koordinasi yang baik menjadi sangat penting,” terang Sekjen KONI Pusat.
Sekjen KONI Pusat menjelaskan, bahwa koordinasi sangat penting sejak fase persiapan.
Baca Juga: Ancelotti Memuji Hattrick Vinicius Junior Sinyal Menangkan Ballon d'Or
“Dalam mempersiapkan acara besar berskala internasional seperti Asian Games, perlu dikembangkan Rencana Induk, yang menjabarkan konsep keseluruhan tempat yang digunakan pada acara tersebut,” lanjutnya.
“Rencana Induk bukanlah rencana acara yang lengkap (yang dikembangkan pada fase Perencanaan Operasional), tetapi Rencana Induk memberikan semua masukan untuk menginformasikan tahap berikutnya dari proses perencanaan,” sambungnya.