SportlinkNews - Kesuksesan Liga Voli Korea musim lalu tidak lepas dari penerapan sistem kuota Asia yang telah menjadi salah satu faktor pendorong utamanya.
Dengan mendatangkan pemain-pemain berbakat dari empat negara Asia Timur serta enam negara Asia Tenggara, Liga Voli Korea semakin menarik perhatian.
Berdasarkan kesuksesan ini, Federasi Bola Voli Korea (KOVO) memutuskan untuk memperluas negara sasaran kuota Asia, mencakup seluruh 64 anggota Konfederasi Bola Voli Asia (AVC), mulai musim kompetisi 2024-2025.
Baca Juga: Keluarkan Pernyataan Tegas, Manajemen Persebaya Minta Tim Harus Bangkit
Salah satu pemain yang memberi dampak besar dalam memperluas jangkauan kuota Asia adalah pevoli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi.
Penampilannya yang mengesankan di Liga Voli Korea, khususnya dengan bergabungnya bersama tim Daejeon JungKwanJang Red Sparks, telah mengangkat popularitas liga ini di Asia Tenggara.
Kombinasi keterampilan dan karisma yang dimiliki Megawati membuatnya menjadi sorotan di tengah arena voli Korea Selatan.
Baca Juga: Belajar dari Kekalahan Borneo FC, Pelatih Bali United Sukses Jegal Ambisi Persis Solo
Selama musim lalu, Megawati tampil impresif dan mencatatkan prestasi di berbagai indikator permainan.
Pemain berusia 25 tahun ini menorehkan 736 poin dan menduduki peringkat ketujuh untuk kategori perolehan skor.
Dia juga berada di posisi keempat dalam keberhasilan serangan dengan rasio 43,95 persen, serta menjadi pemain dengan servis per set tertinggi kedua, yaitu 0,250.
Baca Juga: Bali United FC Pimpin Klasemen Sementara Liga 1 2024/2025 Usai Pekan Kesembilan
Performa Megawati berkontribusi besar membawa Red Sparks mencapai Liga Voli Korea musim semi untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir.
Selain kualitas permainannya, Megawati juga menarik perhatian publik karena konsisten mengenakan jilbab selama bertanding, sebagai bentuk ekspresi agama.