“PB PABSI ini, setelah melakukan transformasi organisasinya, dimana tadinya ada angkat besi, angkat berat, dan binaraga jadi satu."
"Setelah mereka berdiri sendiri, prestasi dari angkat besi kelihatan semakin melejit,” puji Ketum KONI Pusat.
Transformasi terjadi di bawah kepemimpinan Rosan yang pada masa bakti 2016-2020 merupakan Ketum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga seluruh Indonesia (PB PABBSI).
Baca Juga: Strategi Naturalisasi Erick Thohir Berbuah Prestasi, Timnas Indonesia Semakin Melesat
Menpora RI Dito Ariotedjo juga mengapresiasi transformasi organisasi PB PABSI. Ia juga menetapkan target yang sebelumnya disampaikan Ketum KONI Pusat, yakni menambah emas Olimpiade.
“Di pengurusan berikutnya, sejarahnya juga harus bertambah. Jadi kalau kemarin satu emas, kalau untuk Olimpiade Los Angeles, minimal nambah satu medali emas lagi, minimal!” tegasnya.
Menpora Dito juga menyampaikan atlet-atlet angkat besi dapat memanfaatkan fasilitas Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC).