Bola ikonik ketiga dalam koleksi ini adalah Ordem 3, yang digunakan pada musim 2015-2016.
Bola ini dikenang sebagai bagian dari musim paling mengejutkan dalam sejarah Premier League, saat Leicester City secara mengejutkan meraih gelar juara, mengalahkan semua prediksi.
Musim tersebut juga menjadi spesial bagi Harry Kane, yang berhasil menjadi pemain Inggris pertama sejak 1999-2000 yang memenangkan Golden Boot, dengan koleksi 25 gol.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, Juventus Vs PSV, Big Match ManCity Vs Real Madrid
Kehadiran Heritage Collection menjadi cara sempurna bagi Nike untuk mengakhiri perjalanannya sebagai penyedia bola resmi Premier League.
Setelah seperempat abad penuh dengan momen ikonik, kini giliran PUMA yang akan mengambil alih mulai musim 2025-2026.
Bagi para penggemar sepak bola, koleksi ini tentu menjadi pengingat akan berbagai momen bersejarah yang telah terjadi di Premier League selama 25 tahun terakhir.