Dia Tidak Bisa Disalahkan Real Madrid, Ancelotti Menerima Dukungan dari Rekan Manajer Barcelona

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 25 April 2025 | 07:17 WIB
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti tampak frustrasi.
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti tampak frustrasi.

SportlinkNews - Barcelona mengincar kemenangan pertama di Copa del Rey dalam empat tahun saat menghadapi Real Madrid akhir pekan ini.

Tahun 2021 adalah terakhir kalinya memenangkan kompetisi tersebut, dan pada kesempatan itu, manajer mereka adalah Ronald Koeman.

Menjelang final 2025, Koeman berbicara kepada Marca untuk merenungkan kesuksesan itu empat tahun lalu.

Ia juga memberikan pendapatnya tentang Superclasico akhir pekan ini di La Cartuja.

Baca Juga: Barcelona dan Real Madrid Sama-sama Pincang, Hansi Flick Tetapkan Starting XI di Final Copa del Rey

“Kemenangan Copa del Rey itu sangat berarti. Terutama karena momen rumit yang kami alami karena COVID-19 dan sedikitnya pilihan untuk merekrut pemain karena kurangnya uang, yang memaksa kami memasukkan banyak pemain muda ke dalam tim. Itu sangat berarti bagi semua orang: bagi para pemain, bagi klub, bagi saya… Atas kerja keras yang kami semua lakukan saat itu.

Tidak ada favorit di final jenis ini. Menurut Koeman jika Anda menganalisisnya, Barcelona mungkin memiliki hasil yang lebih baik dalam sepak bola.

Tapi dalam pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid, apa pun bisa terjadi.

Baca Juga: Wojciech Szczesny Kalah Dalam Pertarungan Melawan Kebiasaan Merokok

Dan bagi Real Madrid, ini adalah kesempatan untuk menebus kesedihan yang membuat mereka tersingkir dari Liga Champions.

Mereka menerima kritik atas permainan dan hasil yang mereka peroleh, tetapi di final Copa del Rey antara dua tim hebat, tidak ada yang difavoritkan.

Koeman, yang kini menjadi pelatih kepala Belanda, juga membahas situasi terkini Carlo Ancelotti, yang sangat dikaitkan dengan rencana hengkangnya Real Madrid di akhir musim.

Baca Juga: Coppa Italia: Final Pertama Bologna Dalam 51 Tahun, Milan Bertekad Menang Setelah 22 Tahun

“Pada akhirnya, dalam sepak bola, pelatihlah yang harus disalahkan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: marca

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X