SportlinkNews - Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa ada satu pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diselesaikan di Timnas U-23 Indonesia jelang Piala Asia U-23 2024.
Hal itu disampaikan oleh Shin Tae-yong di sela-sela latihan perdana Timnas U-23 Indonesia di Dubai.
Timnas U-23 Indonesia sendiri sudah mendarat di Dubai pada Selasa (2/4/2024) dini hari WIB.
Skuad Garuda Muda pun langsung menjalani latihan pada petang harinya setelah sampai di Dubai.
Latihan perdana dilakukan di kompleks latihan Al Nasr SC Dubai, tepatnya di Lapangan Humaidal Tayer Stadium.
Di sela-sela latihan, Shin Tae-yong mengaku bahwa latihan semuanya berjalan dengan lancar.
"Semua berjalan lancar, latihan perdana cuaca juga baik, kondisi para pemain pun juga baik," kata Shin Tae-yong seperti dikutip SportlinkNews dari laman resmi PSSI.
Meski berjalan dengan lancar, Shin Tae-yong mengaku ada satu pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan.
Baca Juga: 5 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Salah Satunya Persija Jakarta
Pelatih asal Korea Selatan tersebut mengatakan bahwa perbedaan taktik di masing-masing klub memberikan warna berbeda dalam diri setiap pemain.
Oleh karena itu, Shin Tae-yong harus membuat formulasi khusus agar para pemain bisa menjadi satu klub.
Terlebih lagi, strategi dan taktik yang digunakan oleh Shin Tae-yong bisa jadi berbeda dari para pelatih klub asal para pemainnya.
"Tetapi beda-beda taktikal setiap tim dan warnanya pun berbeda," ucap Shin Tae-yong
"Sebenarnya pekerjaan rumahnya adalah itu, harus dijadikan satu, menjadi kompak. Dan fokus juga disitu apakah kita ini bisa menjadi satu dalam tim," lanjut mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu.
Artikel Terkait
Statistik Calvin Verdonk Musim Ini, Calon Pemain Timnas Indonesia yang Selalu Jadi Pilihan Utama di Liga Belanda
Mana Lebih Baik, Mereka Memilih atau Melepas WNI....?
Timnas U-23 Indonesia Ditargetkan Tembus 8 Besar Piala Asia di Qatar
Curahan Hati Shin Tae-yong soal Sulitnya Persiapan Timnas U-23 Indonesia
Pemain Naturalisasi Belum Ikut Latihan Perdana Timnas U-23 di Dubai