SportlinkNews - Pertemuan Belgia dengan Rumania di Grup E pada Minggu, (23/6) pukul 02:00 WIB di Cologne Stadium bakal menjadi laga hidup mati bagi Belgia.
Belgia yang dihempaskan Slovakia 0-1 pada laga pertama Grup E akan berjuang pol-polan untuk menghindari tersingkir dari ajang Euro 2024.
Sangat jelas, Belgia begitu memendam kesal yang kuat usai gol Ivan Schranz menjebol gawang yang dikawal Koen Casteels.
Baca Juga: Ketua Umum PSSI Intruksikan LIB Jamin Kalender Liga Selama Tiga Tahun
Belgia bukannya tanpa perlawanan. Romelu Lukaku memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Belgia.
Romelu Lukaku menjebol gawang Slovakia usai mendapat umpan tandukan dari Onana pada menit 56. Sayangnya gol itu dianulir wasit setelah dari tayangan ulang VAR, Lukaku terdeteksi terjebak offside.
Pada menit 88 Lukaku kembali merobek gawang Slovakia. Dia melepaskan tendangan keras usai mendapat umpan tarik dari Lois Openda. Tapi lagi-lagi dianulir wasit.
Baca Juga: Erick Thohir Ingatkan Klub Penuhi Standar Lisensi Agar Terhindar dari Masalah
Dalam tayangan ulang VAR, Openda terlebih dahulu handball sebelum memberi umpan ke Lukaku. Belgia benar-benar terluka dengan kekalahan itu.
Sementara Rumania menang secara meyakinkan 3-0 dari Ukraina. Ini adalah kemenangan pertama negara tersebut di Euro dalam 24 tahun.
Nah, tentunya Rumania ingin memperpanjang rekor kemenangan tersebut.
Baca Juga: Gagal Menang, Ini Data dan Fakta Hasil Imbang Grup D Euro 2024 Belanda vs Prancis
Tapi rasanya tidak akan mudah. Belgia dipastikan bakal mengerahkan semua kekuatannya untuk menjebol gawang Rumania.
Jan Vertonghen, bek Belgia menegaskan, "Kami masih menjadi penentu nasib kami sendiri dalam hal lolos ke babak berikutnya, kami masih memiliki masalah sendiri."
Artikel Terkait
Redam Ambisi Francesco Calzona, Ini Data dan Fakta Laga Ukraina vs Slovakia di Euro 2024
Lewandowski Tidak Berkutik, Ini Data dan Fakta Kemenangan Austria Usai Kalahkan Polandia
Gagal Menang, Ini Data dan Fakta Hasil Imbang Grup D Euro 2024 Belanda vs Prancis
Copa America 2024: Peru dan Chile Bermain Kaca Mata