Kylian Mbappe Hadapi Tantangan sebagai Penyerang Tengah di Real Madrid, Ancaman bagi Produktivitas Tim?

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Selasa, 10 September 2024 | 20:00 WIB
Real Madrid menghadapi ancaman produktivitas tim karena Kylian Mbappe menghadapi tantangan berat sebagai penyerang tengah. (LALIGA)
Real Madrid menghadapi ancaman produktivitas tim karena Kylian Mbappe menghadapi tantangan berat sebagai penyerang tengah. (LALIGA)

SportlinkNews - Saat ini, Real Madrid berada dalam situasi sulit terkait peran penyerang mereka, Kylian Mbappe.

Carlo Ancelotti, pelatih Real Madrid, harus segera menemukan cara untuk meningkatkan produktivitas Mbappe, yang tampaknya kesulitan tampil optimal di posisi penyerang tengah.

Masalah ini tidak hanya muncul di Real Madrid, tetapi juga di klub dan tim nasional sebelumnya yang dibela Mbappe.

Baca Juga: 40 Medali Emas Diperebutkan di Cabor Menembak PON XXI Aceh-Sumut

Masalah tersebut bermula ketika pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, bereksperimen dengan memindahkan Mbappe dari posisi sayap kiri, di mana ia biasa bermain, ke posisi penyerang tengah.

Hal ini dilakukan agar pemain muda, Bradley Barcola, bisa mengeksplorasi posisi sayap kiri. Namun, perubahan posisi ini tidak berjalan baik untuk Mbappe.

Eksperimen ini kemudian berlanjut di tim nasional Prancis, ketika Didier Deschamps memutuskan untuk menggunakan Mbappe sebagai penyerang tengah selama Euro 2024.

Baca Juga: Fasilitas Venue Belum Rampung Jadwal Pertandingan Bola Voli PON XXI Berubah

Hasilnya tidak memuaskan, dengan Mbappe hanya berhasil mencetak satu gol sepanjang turnamen.

Sejak itu, masalah ini berlanjut, dan kepindahannya ke Real Madrid malah memperpanjang ketidakproduktifan tersebut.

Menurut laporan dari Diario AS, Carlo Ancelotti kini menghadapi masalah turunan yang perlu segera diatasi.

Baca Juga: Penantian 20 Tahun Basket 5x5 Putri DKI Jakarta Berakhir dengan Emas

Mbappe sendiri sebenarnya tidak nyaman bermain sebagai penyerang tengah, dan ia sudah beberapa kali meminta PSG untuk mendatangkan pemain nomor sembilan sejati agar ia bisa kembali ke posisi favoritnya di sayap kiri.

Di Real Madrid, masalah ini menjadi lebih kompleks karena tidak banyak opsi pemain yang tersedia untuk menggantikan peran Mbappe di posisi tengah.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: AS.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X